2 Siswi SMK Balanipa Polman Bully Teman Kelas, Segera Jadi Tersangka
January 03, 2026 12:47 PM


TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Kasus perundungan atau bullying dilakukan dua siswi SMK Balanipa berinisial RA (16) dan SC (16) terhadap teman kelasnya inisial SA (16) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) memasuki babak baru, Sabtu (3/1/2026).

Dalam waktu dekat polisi melaksanakan gelar perkara untuk meningkatkan status kedua pelaku menjadi tersangka.

Kanit PPA Sat Reskrim Polres Polman, Ipda Mulyono mengatakan kasus ini sempat viral di lingkungan sekolah.

Baca juga: Video Bullying Siswi SMKN Balanipa Dikirim ke Labfor Polda Sulsel, Polisi Tunggu Hasil Uji Keaslian

Baca juga: Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Perundungan Siswa di SMKN Balanipa Polman

Disebutkan penyidik telah melengkapi berkas pemeriksaan tambahan, kemudian sudah gelar.

"Rencana kita akan melaksanakan gelar perkara satu kali lagi untuk penetapan tersangka,” kata Ipda Mulyono kepada wartawan.

Ia menyebut penyidik telah memiliki sejumlah bukti untuk meningkatkan status kedua terlapor menjadi tersangka.

Selain video rekaman aksi penganiayaan, keterangan saksi mata di lokasi kejadian jadi bukti tambahan.

“Bukti-bukti yang kita sudah dapatkan berupa rekaman, baju korban dan baju pelaku, keterangan saksi-saksi membenarkan memang adanya penganiayaan dalam rekaman itu," terangnya.

Meski begitu, Mulyono menyebut upaya diversi tetap akan dilakukan untuk menyelesaikan kasus ini.

Mengingat kedua pelaku masih di bawah umur dan saat ini tercatat sebagai pelajar menengah.

Namun begitu, dia menyebut kasus akan dilanjutkan ke tahap berikutnya jika proses diversi gagal.

"Karena ini pelaku anak dan ancaman di bawah tujuh tahun, akan tetap dilaksanakan diversi untuk tahapan-tahapannya, ketika diversi dinyatakan tidak berhasil secara otomatis berkas perkara itu akan maju ke kejaksaan," pungkas Mulyono.

Untuk diketahui, kasus yang viral di media sosial ini terjadi di SMK Balanipa, Kecamatan Balanipa, Polman pada Jumat (10/10/2025).

Korban dan pelaku merupakan teman sekelas, berselisih paham dan terjadi penganiayaan.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.