TRIBUNNEWS.COM - Sorotan tajam mewarnai persiapan Chelsea jelang laga tandang melawan Manchester City pada pekan ke-20 Liga Inggris, Senin (5/1/2025) dinihari mendatang.
Duel Manchester City vs Chelsea yang rencananya akan berlangsung di Stadion Etihad, mendadak terasa mencekam bagi The Blues selaku tim tamu.
Bagaimana tidak, 48 jam jelang digelarnya laga tersebut, situasi kacau mendadak terjadi di internal The Blues.
Enzo Maresca yang diketahui mampu mempersembahkan gelar Liga Konferensi Eropa dan Piala Dunia Antarklub pada musim pertamanya sebagai pelatih Chelsea mendadak diberhentikan.
Diberhentikannya Enzo Maresca tepat beberapa hari jelang laga krusial melawan Manchester City, jelas menimbulkan kegaduhan tersendiri di klub tersebut.
Apalagi ada sebuah isu liar yang mendasari keputusan Chelsea untuk berpisah dengan Enzo Maresca.
Yakni sikap main mata Enzo Maresca dengan Manchester City, terkait peluang dirinya menjadi penerus Pep Guardiola.
Alhasil keputusan petinggi The Blues yang baru saja memecat Enzo Maresca dari jabatan pelatih, menambah situasi panas jelang digelarnya laga Manchester City vs Chelsea pada akhir pekan ini.
Chelsea sendiri akan didampingi Calum McFarlane yang berstatus sebagai pelatih Chelsea U21, untuk menggantikan posisi sementara yang ditinggalkan Enzo Maresca.
Calum McFarlane akan memimpin perjuangan skuad Chelsea untuk mencuri poin dari kandang Manchester City.
Baca juga: Main Mata Enzo Maresca dengan Manchester City yang Berujung Pahit bagi Chelsea
Dalam sesi konferensi pers jelang laga Manchester City vs Chelsea, komentar menarik pun diutarakan pelatih tersebut.
McFarlane tak segan menyebut situasi yang dihadapi timnya sangat gila, terutama dalam 24 jam terakhir.
Ia menganggap keputusan klub untuk memberhentikan pelatih utama, jelang laga melawan Manchester City, selayaknya badai yang menantang dan tidak dibayangkan.
Meskipun demikian, McFarlane yang kini mendapat kesempatan emas untuk langsung memimpin skuad utama Chelsea, juga merasa tertantang membuktikan kualitasnya.
"Ini adalah 24 jam yang gila, seperti badai yang bisa anda bayangkan," kata McFarlane dilansir laman Chelsea.
"Tetapi rasanya juga sangat menyenangkan dan mengasyikkan,"
"Saya hanya bisa bersikap positif tentang hal itu,"
"Tentu kami tahu akan menghadapi tim yang bagus dengan performa hebat yang dilatih oleh pelatih yang hebat"
"Tetapi kami juga punya pemain bagus, jadi kami akan menghadapi laga selanjutnya dengan sikap sepositif mungkin," tambahnya.
Bagi McFarlane, mendapat kesempatan melatih tim utama Chelsea namun langsung bertemu Manchester City yang dilatih Pep Guardiola memang menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya.
Ditambah, waktu persiapan yang mepet membuat ia tak punya banyak hal yang bisa dipersiapkan.
Situasi kian rumit, karena tren performa Chelsea memburuk, dan beberapa pemain inti juga absen dalam laga ini.
Tren performa The Blues jelang tandang ke kandang Manchester City, memang jauh dari kata mengesankan.
Jika Manchester City tak terkalahkan dalam sembilan laga terakhirnya di semua kompetisi musim ini.
Berbeda dengan Chelsea yang sudah tiga kali kalah dengan jumlah pertandingan yang sama di tiga kompetisi berbeda.
Bahkan, selain sudah kalah 3x dalam 9 laga terakhirnya, Chelsea juga hanya bisa bermain imbang 4x dan cuma menang 2x pada periode yang sama.
Berkaca dari rentetan hasil tersebut, tak salah jika performa Chelsea saat ini sedang lesu dan tidak konsisten.
Jika tidak segera bangkit dan menemukan kembali performa terbaiknya, Chelsea rawan menjadi bulan-bulanan Manchester City di Stadion Etihad.
Menyoal permasalahan pemain yang absen dalam laga melawan Manchester City, Chelsea juga bernasib apes.
Bayangkan saja, pemain andalan seperti Moises Caicedo, Marc Cucurella, Levi Colwill akan absen dalam laga ini.
Caicedo terpaksa absen lantaran kena skorsing, sementara Cucurella dan Colwill masih cedera.
Ada pula pemain lain seperti Romeo Lavia dan Jorrel Hato yang tidak bisa membersamai perjuangan Chelsea, karena cedera yang belum kunjung pulih.
Permasalahan absennya beberapa pemain andalan tersebut, jelas melengkapi kondisi babak belurnya Chelsea jelang beberapa hari laga tandang melawan Manchester City di Stadion Etihad.
Layak dinanti seberapa kuat Chelsea akan menghadapi ujian gila melawan Manchester City tanpa hadirnya sosok pelatih utama?
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)