Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Melayani arus balik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, hanya ada satu kapal yang siap berlayar dari Pelabuhan Slamet Riyadi, Kota Ambon pada Sabtu (3/1/2026).
Yakni kapal milik PT. Pelayaran Dharma Indah, KM. Cantika 8A yang siap beroperasi dari Ambon menuju Namlea, Kabupaten Buru.
Kapal ini direncanakan berlayar dari Ambon sekitar pukul 20.30 WIT.
Sebagaimana jadwal yang diedarkan PT. Pelayaran Dharma Indah, besok Minggu (4/1/2026) juga hanya ada satu kapal dari Ambon dengan tujuan ke Namlea
Harga tiket Ambon ke Namlea dibandrol Rp. 125 ribu per orang.
Lokasi pembelian tiket, calon penumpang dapat menuju loket penjualan di jalan Anthony Reebok, depan gereja Hok Im Tong atau samping klinik AGAPE, Kota Ambon, tepat di gedung PT. Pelayaran Dharma Indah.
Atau jika mendekati waktu keberangkatan, calon penumpang dapat menuju ke jalan Pantai Mardika, Sirimau, Kota Ambon, tepat di loket pelabuhan Slamet Riyadi.
Baca juga: Soal Eksekusi Lahan Dusun Kebun Cengkeh Amahusu: Ditunda Bukan Dibatalkan
Baca juga: Kuasa Hukum 21 Rumah di Amahusu Pertanyakan Eksekusi Lahan PN Ambon
Namlea memang daerah yang tak pernah henti lakukan pelayanan pelayaran dari Ambon.
Tiap harinya tetap ada kapal yang melakukan operasi, baik di Pelabuhan Slamet Riyadi Kota Ambon, ataupun di Dermaga Feri Galala, Kota Ambon.
Pantas saja, Kantor Kesyabandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Ambon mencatat selama arus mudik Nataru 2025/2026, Namlea ialah daerah asal dan tujuan perjalanan tertinggi dari Kota Ambon.
Dicatat sejak 18 Desember hingga 31 Desember 2025, daerah tujuan Namlea, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku mencapai 7.578 penumpang dari Ambon.
Diikuti Kota Tarnate, Provinsi Maluku Utara mencapai 3.170 penumpang dan Banda, Maluku Tengah, Provinsi Maluku, sebanyak 2.762 orang.
Asal perjalanan menuju Kota Ambon pun masih diduduki Namlea dengan total penumpang dalam waktu yang sama sebanyak 8.387 penumpang.
Selanjutnya Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya sebanyak 4.267 penumpang dan Banda sebanyak 2.671 penumpang. (*)