Sekda Aceh Tinjau Kerusakan Jalan dan Jembatan di jalur Lintas Abdya-Gayo Lues hingga Aceh Tenggara
January 03, 2026 12:54 PM

TribunGayo.com, BLANGKEJEREN – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir, meninjau langsung kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di jalur lintas Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya)- Gayo Lues hingga Aceh Tenggara, Jumat (2/12/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan percepatan penanganan pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut.

Dalam peninjauan tersebut, Sekda didampingi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Aceh, Drs Syakir, dan Anggota DPR Aceh, Yahdi Hasan.

Selain memantau kerusakan fisik, rombongan juga melakukan koordinasi strategis terkait langkah pemulihan jangka panjang.

BANJIR BANDANG - Tampak rumah warga yang rusak akibat di hantam banjir bandang di Desa Bener Bepapah Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Selasa (16/11/2025).
BANJIR BANDANG - Tampak rumah warga yang rusak akibat dihantam banjir bandang di Desa Bener Bepapah Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara akhir November 2025. (TribunGayo.com/Asnawi Luwi)

M Nasir menegaskan bahwa agenda utama kunjungan ini adalah membahas pendanaan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Pemerintah Aceh saat ini tengah memprioritaskan penyusunan dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).

"Dokumen R3P adalah instrumen strategis yang menjadi dasar bagi Pemerintah Aceh untuk mengajukan anggaran penanganan ke pemerintah pusat.

Saya meminta agar seluruh dampak kerusakan, mulai dari rumah warga, infrastruktur, sektor ekonomi, hingga aset desa, terdata dengan akurat," kata Sekda Aceh, M Nasir dalam keterangan tertulis.

TEROBOS JALAN LONGSOR - Bupati Gayo Lues, Suhaidi saat mencoba menerobos tumpukan material longsor yang menutupi badan jalan Blangkejeren menuju Kecamatan Pining saat mengunjungi posko pengungsian korban banjir bandang, Senin (22/12/2025).
TEROBOS JALAN LONGSOR - Bupati Gayo Lues, Suhaidi saat mencoba menerobos tumpukan material longsor yang menutupi badan jalan Blangkejeren menuju Kecamatan Pining saat mengunjungi posko pengungsian korban banjir bandang, Senin (22/12/2025). (Ist)

Sekda Aceh menjelaskan, Pemerintah Aceh bertugas menyusun R3P berdasarkan data valid yang disampaikan oleh pemerintah kabupaten/kota.

Menurutnya, seluruh data yang dimiliki nantinya akan diusulkan ke pemerintah pusat.

“Pemerintah Aceh menargetkan dokumen R3P ini rampung sepenuhnya agar dapat segera diserahkan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta kementerian terkait.

Target kita dokumen ini sudah diserahkan paling lambat pada 20 Januari 2026," tambah Sekda.

Serahkan Bantuan Logistik

Di sela-sela peninjauan infrastruktur, Sekda Aceh juga menyerahkan bantuan logistik serta satu unit perangkat internet satelit Starlink untuk mendukung kelancaran komunikasi di daerah terdampak.

Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Bupati Gayo Lues, Suhaidi, di halaman Pendopo Bupati Gayo Lues, Blangkejeren, Jumat (2/1/2026) malam.

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat koordinasi petugas di lapangan dalam masa pemulihan hidrometeorologi ini. (*)

Baca juga: Hedy Rahadian Tinjau Ruas Jalan Nasional Bireuen hingga Kutacane PascaBencana

Baca juga: 24 Desa di Bener Meriah Masuk Zona Risiko Tinggi Erupsi Gunung Burni Telong, Ini Titik Evakuasinya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.