SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Bagi Yeri Fitra (25), Sabtu (3/1/2026) siang seharusnya menjadi waktu untuk beristirahat di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa.
Namun, di sebuah gang di Jalan Banten II, Kelurahan Silaberanti, nasib malang justru menghampirinya. Dalam hitungan menit bahkan mungkin detik sepeda motor yang menjadi tumpuan mobilitasnya raib digondol maling.
Kejadian yang menimpa pemuda asal Desa Rantau Alih, Empat Lawang ini terasa begitu menyakitkan karena terjadi di depan mata, tepat di teras tempat tinggalnya sendiri, Kosan Budi.
Yeri baru saja tiba di kosan. Seperti biasa, ia memarkirkan Honda Beat cokelat bernomor polisi B 3179 miliknya dengan hati-hati.
Ia memastikan stang motornya sudah terkunci rapat sebelum melangkah masuk ke dalam kamar.
Hanya berselang sekejap setelah masuk, ia memutuskan untuk kembali keluar.
Niatnya sederhana namun bijak ia ingin memasang gembok tambahan pada roda motornya agar lebih aman
Nahas, niat baik itu terlambat. Saat pintu kosan dibuka, pandangannya kosong. Area parkir yang beberapa saat lalu masih diisi oleh motor kesayangannya, kini sudah melongpong.
"Sepeda motor saya sudah terkunci stang. Saat saya keluar lagi untuk mengunci gembok tambahan, ternyata motor saya sudah hilang," tutur Yeri.
Yeri Fitra langsung melaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Sabtu (3/1/2026), sore.
"Saya harap dengan laporannya pelaku bisa ditangkap oleh pihak kepolisian dan mempertanggung jawabkan perbuatannya," ujar Yeri Fitra.
Sementara, Pamapta II SPKT Polrestabes Palembang Ipda Adityan Ammar Syahputra membenarkan adanya korban dugaan laporan pencurian kendaraan sepeda motor.
"Laporan korban sudah diterima dan akan diserahkan ke Unit Satreskrim Polrestabes Palembang, guna ditindak lanjuti," ungkap Ammar