TRIBUN-BALI.COM - Kunjungan kapal pesiar ke Pelabuhan Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng, mengalami lonjakan signifikan sepanjang tahun 2026. Jumlah kunjungan meningkat hingga 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
General Manager Pelindo Cabang Celukan Bawang, Mochammad Imron, mengungkapkan bahwa berdasarkan catatan perusahaan, sebanyak 22 kapal pesiar dijadwalkan singgah sepanjang tahun 2026.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 yang tercatat hanya 13 kapal pesiar. "Terjadi kenaikan sekitar 50 persen dibandingkan tahun lalu," ujar Imron, Minggu (4/12).
Peningkatan kunjungan kapal pesiar ini memberikan dampak positif bagi masyarakat di empat desa penyangga pelabuhan, yakni Desa Celukan Bawang, Pengulon, Tinga-Tinga, dan Tukadsumaga.
Manfaat tersebut dirasakan oleh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) hingga pelaku UMKM lokal yang bergerak di bidang penyediaan konsumsi, kuliner tradisional, kerajinan, serta penjualan cendera mata.
Baca juga: Pastikan Legalitas Agen Sebelum Berangkat, Antisipasi TPPO, Disnaker Imbau Calon PMI Jalur Legal!
Baca juga: 138.236 Orang Tinggalkan Bali, 43.203 Orang Via Bandara Ngurah Rai, 95.033 Orang Lewat Gilimanuk!
Selain itu, masyarakat desa penyangga juga terlibat aktif dalam menyambut kedatangan wisatawan melalui berbagai pertunjukan budaya, seperti tarian penyambutan dan penampilan sanggar seni. Bahkan, sebagian TKBM menjalankan peran ganda sebagai anggota sanggar seni maupun pengemudi.
Untuk menyikapi lonjakan kunjungan tersebut, Pelindo telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya perkerasan area parkir kendaraan yang mulai dimanfaatkan sejak November 2025, serta pembangunan terminal penumpang yang ditargetkan rampung pada pertengahan Januari 2026.
Di sisi lain, peningkatan layanan kargo juga terus dioptimalkan sejak 2025 melalui perkerasan dan pengaspalan jalan di area gerbang masuk pelabuhan, serta penerapan sistem autogate guna menunjang kelancaran operasional.
Imron berharap ke depan layanan kargo dapat berjalan seiring dengan layanan kapal pesiar. Upaya ini sejalan dengan pengembangan fasilitas Pelabuhan Celukan Bawang sesuai Rencana Induk Pelabuhan (RIP) yang saat ini masih menunggu persetujuan Kementerian Perhubungan.
"Saat ini Pelindo Cabang Celukan Bawang tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah mitra strategis, termasuk pemilik kargo energi, semen, dan aspal. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik layanan kargo sekaligus memungkinkan layanan kapal pesiar dan kargo berjalan beriringan, sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan daerah dan perekonomian Kabupaten Buleleng," pungkasnya. (mer)