TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Aktivitas lalu lintas di sejumlah ruas jalan protokol Kabupaten Takalar kembali meningkat hari pertama masuk kerja setelah kebijakan Work From Anywhere (WFA) berakhir.
Pantauan di lapangan, petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar terlihat melakukan pengaturan arus kendaraan di persimpangan Jalan Jenderal Sudirman–Jalan Donggeng Daeng Ngasa.
Pengaturan lalu lintas tersebut berlangsung di wilayah Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Senin (5/1/2026).
Kegiatan ini tindak lanjut dari surat edaran Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye terkait kembalinya aktivitas kerja aparatur sipil negara secara normal.
Sejak pagi hari, arus kendaraan di lokasi terpantau cukup padat.
Terutama pada jam sibuk saat masyarakat memulai aktivitas kerja dan sekolah.
Sejumlah pengendara terlihat mengenakan berbagai jenis seragam.
Mulai dari seragam sekolah diantar orang tua, seragam TNI, hingga seragam kepolisian.
Kondisi tersebut menyebabkan perlambatan arus kendaraan.
Khususnya di titik pertemuan dua ruas jalan utama tersebut.
Petugas Dishub Takalar tampak sigap mengatur lalu lintas dengan menerapkan sistem buka-tutup arus kendaraan.
Sesekali, kendaraan dari arah selatan Jalan Jenderal Sudirman ditahan sementara saat terjadi kepadatan dari arah Jalan Donggeng Daeng Ngasa yang hendak melintas atau memotong jalur utama.
Pengaturan serupa juga dilakukan secara bergantian untuk memberi kesempatan kendaraan dari Jalan Jenderal Sudirman melaju ketika volume kendaraan dari jalan penghubung meningkat.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar, Sirajuddin Saraba, turut memantau langsung pengaturan lalu lintas di lokasi tersebut.
Sirajuddin terlihat mengenakan pakaian dinas lengkap Perhubungan, berupa baju berwarna putih dan celana biru tua, sembari sesekali memberikan arahan kepada petugas di lapangan.
Saat dikonfirmasi, Sirajuddin Saraba mengatakan bahwa pengaturan lalu lintas di jalan protokol merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan pada hari-hari tertentu.
“Ini memang rutin kami laksanakan untuk memastikan kelancaran lalu lintas, terutama di jalan protokol,” ujar Sirajuddin.
Menurutnya, kepadatan lalu lintas pada Senin pagi cukup tinggi karena bertepatan dengan pelaksanaan upacara di Lapangan Kantor Bupati Takalar.
Selain itu, Dishub Takalar juga melakukan pengamanan lalu lintas di depan Rumah Sakit Umum Daerah Haji Padjonga Daeng Ngalle.
“Jadi memang kalau hari Senin pagi, aktivitas kami cukup padat,” tambahnya.
Petugas lalu lintas Dishub Takalar, Laode Didiet, menyebutkan bahwa pembagian tugas telah disesuaikan dengan titik-titik rawan kepadatan.
Ia menambahkan, kegiatan pengaturan lalu lintas tersebut berlangsung hingga upacara selesai sekitar pukul 09.00 Wita. (*)