SURYAMALANG.COM, - Arema FC kini berada dalam situasi sulit setelah mencatatkan tren negatif berupa enam pertandingan beruntun tanpa kemenangan di kompetisi musim ini.
Kekalahan tipis 0-1 dari Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Minggu (4/1/2026) malam, kian memperparah keadaan skuad Singo Edan.
Sejak terakhir kali meraih poin penuh di markas Semen Padang pada awal November lalu, performa Arema FC terus merosot, baik saat tampil di Stadion Kanjuruhan maupun ketika melakoni laga tandang.
Arema FC sempat membuka bulan November dengan hasil manis, namun skuad Singo Edan justru terpuruk dengan melewati enam laga beruntun tanpa satu pun kemenangan.
Perjalanan ini dimulai pada 3 November 2025, saat Arema FC berhasil mencuri poin penuh di markas Semen Padang FC dengan skor 2-1 di Stadion H. Agus Salim. Namun, hasil tersebut menjadi kemenangan terakhir mereka sejauh ini.
Memasuki pekan berikutnya pada 8 November 2025, Arema FC dipaksa menyerah 1-2 oleh Persija Jakarta saat bermain di depan publik sendiri di Stadion Kanjuruhan.
Setelah itu, Arema FC melakoni dua laga tandang beruntun yang berakhir dengan skor imbang, yakni 1-1 melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (22 November) dan skor serupa 1-1 saat bertamu ke markas Malut United FC di Stadion Kie Raha (29 November).
Baca juga: Rahasia Bali United Tekuk Arema FC Buah Tangan Dingin Johnny: Kami Lakukan Terus Tanpa Henti
Tren hasil imbang berlanjut hingga penghujung tahun.
Pada 23 Desember 2025, Arema FC kembali gagal memaksimalkan laga kandang di Stadion Kanjuruhan setelah ditahan imbang 2-2 oleh Madura United FC.
Kesulitan di kandang semakin nyata ketika pada laga penutup tahun, 30 Desember 2025, mereka justru takluk 0-1 dari Persita.
Memasuki tahun baru, performa Arema FC belum menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.
Pada laga pembuka awal tahun tanggal 4 Januari 2026, Singo Edan kembali menelan kekalahan tipis 0-1 saat melakoni laga tandang melawan Bali United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Kemenangan Terakhir: 3 November 2025 vs Semen Padang FC.
Performa di Kanjuruhan: 3 Laga (2 Kalah, 1 Imbang).
Total Poin dari 7 Laga: 6 Poin (1 Menang, 3 Imbang, 3 Kalah).
3 November 2025: Semen Padang FC 1-2 Arema FC (Stadion H. Agus Salim, Padang)
8 November 2025: Arema FC 1-2 Persija Jakarta (Stadion Kanjuruhan, Malang)
22 November 2025: Persebaya Surabaya 1-1 Arema FC (Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya)
29 November 2025: Malut United FC 1-1 Arema FC (Stadion Kie Raha, Ternate)
23 Desember 2025: Arema FC 2-2 Madura United FC (Stadion Kanjuruhan, Malang)
30 Desember 2025: Arema FC 0-1 Persita (Stadion Kanjuruhan, Malang)
4 Januari 2026: Bali United FC 1-0 Arema FC (Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar)
Setelah kalah dari Bali United, update Senin (5/1/2025) malam, Arema FC saat ini berada di peringkat ke-11 klasemen sementara Super League dengan total 18 poin.
Dari 16 pertandingan, Arema FC baru menang 4 kali, seri 6 kali dan kalah 6 kali.
Sedangkan Bali United berada di peringkat ke-8 dengan total 24 poin.
Nasib kurang beruntung tidak hanya dialami Arema FC yang tengah puasa kemenangan dalam enam laga terakhir.
Kondisi jauh lebih memprihatinkan justru menimpa Persis Solo yang kini mencatatkan 15 laga beruntun tanpa kemenangan.
Kesamaan nasib ini terlihat saat langkah Persis Solo untuk meninggalkan posisi dasar klasemen kembali menemui hambatan besar.
Laskar Sambernyawa harus kembali gigit jari usai kalah 1-3 dari Persita Tangerang pada laga pekan ke-16 Super League 2025/26 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (4/1/2025).
Bahkan pada pertandingan itu, Persis sudah kebobolan tiga gol lebih dulu di babak pertama.
Baca juga: Marcos Santos Mengaku Terpukul Arema FC Kalah Saat Aremania Berjuang Memberi Dukungan ke Bali
Gol-gol dari Pendekar Cisadane dicetak oleh Matheus Alves pada menit ke-5 serta dua gol Andrejic Aleksa di menit ke-15 dan 42.
Persis hanya mampu memperkecil kedudukan setelah striker Kastaneer berhasil memanfaatkan bola muntah dari titik penalti pada menit ke-62.
Hasil pertandingan ini membuat Laskar Sambernyawa tetap memperpanjang puasa kemenangan yang sudah dijalani pada 15 pertandingan beruntun.
Sebuah torehan yang juga membuat Persis tak beranjak dari posisi juru kunci alias peringkat terakhir klasemen sementara.
Dari 16 laga yang sudah dijalani, Persis baru mencatat tujuh poin hasil dari sekali menang, empat kali imbang dan 11 kali kalah.
Baca juga: Sosok Dalberto Disebut-sebut oleh Marcos Santos usai Arema FC Kalah dari Bali United
Satu-satunya kemenangan yang dicatat saat ini didapat di laga pekan pertama usai menang 2-1 atas tuan rumah Madura United FC. Setelah itu, Persis hanya mampu mencatat empat kali imbang dan 11 kali kalah.
Pelatih Persis, Milomir Seslija mengaku kecewa dengan hasil yang diraih timnya. Dia mengatakan jika taktik tidak berjalan dengan baik karena para pemain banyak melakukan kesalahan.
“Kita tidak bisa mengeksekusi rencana dengan baik. Gol pertama tendangan sudut sudah kita perkirakan dalam latihan namun kita tidak mereaksi dengan baik" kata pelatih yang akrab disapa Milo mengutip laman ileague.id Senin, (5/1/2026).
"Gol kedua lawan juga bisa dimanfaatkan Persita dengan baik. Lalu gol ketiga, kita tidak antisipasi pergerakan lawan,” imbuhnya.
Pelatih asal Bosnia ini mengungkapkan tim juga kesulitan untuk mengejar ketertinggalan karena tak ada pergerakan bola dan pemain dengan baik.
“Kita susah mengejar ketertinggalan karena sulit untuk mengeksekusi peluang. Lalu tim tamu bermain menunggu dan pemain mereka bagus dalam bertahan" jelasnya.
"Sejujurnya, kita banyak melakukan kesalahan sehingga rencana tidak berjalan baik,” pungkas Milo memberikan penjelasan.