Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet
TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - Banjir keluhan masyarakat terkait buruknya pelayanan listrik di Kabupaten Morowali mendapat sorotan serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Morowali.
Menurut Muslimin, persoalan tersebut tidak semata-mata disebabkan gangguan teknis, melainkan juga lemahnya sistem komunikasi publik serta pengelolaan jaringan dan infrastruktur listrik yang dinilai belum berjalan optimal.
“Belakangan ini sering terjadi pemadaman listrik tanpa konfirmasi dan penjelasan yang jelas kepada masyarakat. Ini tentu sangat merugikan warga,” ujar Muslimin, Selasa (6/1/2026).
Baca juga: Legislator PDIP Haekal Ishak Soroti Peran Pemkot Palu Tangani Masalah Perusahaan Galian C Watusampu
Ia menegaskan, PLN sebagai penyedia layanan publik memiliki kewajiban untuk bersikap terbuka, responsif, dan profesional dalam menjalankan tugasnya.
Terlebih, listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat berpengaruh terhadap aktivitas dan perekonomian masyarakat.
Sebagai mitra kerja Komisi III DPRD Morowali yang membidangi infrastruktur dan pelayanan publik, Muslimin meminta PLN Morowali segera melakukan pembenahan menyeluruh, khususnya dalam hal peningkatan kualitas pelayanan dan komunikasi kepada masyarakat.
“Pelayanan publik tidak boleh dikelola secara tertutup dan mengabaikan keluhan warga,” tegasnya.
Lebih lanjut, DPRD Morowali mendorong dilakukannya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pimpinan PLN Morowali.
Apabila keluhan masyarakat terus diabaikan, DPRD menegaskan siap mengambil langkah lanjutan sesuai kewenangan, termasuk melakukan pemanggilan resmi serta menyampaikan rekomendasi kepada pihak terkait. (*)