SURYAMALANG.COM, MALANG - Laga Persema Malang vs Perseta Tulungagung pada babak 32 besar Grup AA Liga 4 Jatim 2025/2026 di Stadion Gajayana, Kota Malang, berakhir ricuh, Senin (5/1/2025).
Keributan terjadi usai Perseta Tulungagung mampu mencetak gol pada menit 90+4 memanfaatkan kesalahan penjaga gawang Persema Malang saat hendak menangkap bola.
Bola tersebut gagal ditangkap hingga akhirnya mengenai pemain Perseta Tulungagung yang berdiri bebas.
Tanpa ada pengawalan, pemain Perseta Tulungagung mampu menendang bola masuk ke gawang.
Gol tersebut menjadi pemicu awal keributan yang terjadi di Stadion Gajayana pada sore hari itu.
Para pemain Persema Malang melayangkan protes kepada wasit Samsul Effendi yang memimpin pertandingan.
Official kedua tim yang sebelumnya berada di bangku cadangan turut berlarian ke tengah lapangan.
Baca juga: BREAKING NEWS : Arema FC Lepas M Rafli dengan Status Pinjaman
Keributan tersebut memaksa panitia pelaksana (Panpel) pertandingan turut melerai official tim dari kedua kesebelasan.
Setelah berlangsung cukup alot dan debat antar kedua kapten tim, wasit pun kembali melanjutkan pertandingan.
Pertandingan terhenti sekitar 30 menit, hingga akhirnya kembali dilanjutkan.
Saat dilanjutkan, wasit memutuskan untuk menganulir gol dari Perseta Tulungagung.
Pertandingan pun kembali dilanjutkan di sisa-sisa menit waktu yang tersedia.
Hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan, skor 0-0 berakhir untuk kedua tim.
Kerasnya laga ini membuat wasit sampai mengeluarkan 11 kartu kuning dan 1 kartu merah.
Sebanyak 5 kartu kuning dan 1 kartu merah untuk Persema Malang dan 6 kartu kuning bagi Perseta Tulungagung.
Atas hasil ini, baik Persema Malang dan Perseta Tulungagung, mengemas 1 poin.
Sementara di pertandingan lain, Persedikab Kediri mampu meraih kemenangan atas Hizbul Wathan dengan skor 4-1.