Penyebab Militer Venezuela Ambruk Diserang AS Meski Miliki 5.000 rudal 9K338 Rusia hingga Buk-M2
January 05, 2026 10:55 PM

Militer Venezuela seolah diam saja saat Amerika Serikat (AS) meluncurkan serangan hingga menangkap Presiden Nicolas Maduro pada Sabtu (3/1/2026).

Kondisi ini terjadi diduga karena sistem pertahanan Venezuela tak dapat mendeteksi serangan AS sehingga tak bisa berjaga-jaga.

Pangkalan Udara El Libertador, markas Grup Tempur Nomor 16 dan Nomor 11 menjadi sasaran serangan AS.

Namun, serangan itu tidak menghancurkan semua pesawat di darat.

Beberapa jam setelah penangkapan Maduro, empat F-16 dan dua Su-30 lepas landas.

Mobilisasi yang terlambat ini menunjukkan kegagalan serius militer Venezuela dalam merespons serangan.

Keterlambatan tersebut mungkin disebabkan oleh kurangnya peringatan, efektivitas peperangan elektronik AS, atau keputusan pilot.

Pesawat EA-18G Growler Angkatan Laut AS kemungkinan bertindak untuk menonaktifkan radar Venezuela.

Sistem pertahanan Rusia Buk-M2 dan Pantsir juga tak berfungsi.

Sistem-sistem diduga telah dinetralisir saat AS memulai penyerangan.

Sebelumnya, rezim Maduro mengklaim memiliki sekitar 5.000 rudal 9K338 Igla-S Rusia.

Sistem ini semestinya menjadi ancaman mematikan bagi helikopter Amerika Serikat.

Akan tetapi, helikopter AS justru terbang tanpa hambatan.

    
# Militer # Venezuela # diserang # Amerika Serikat

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.