Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Belum genap 10 bulan, Rani Permayani memutuskan untuk mundur dari kepengurusan Tim Penggerak (TP) PKK Kota Tasikmalaya periode 2025-2030.
Surat pengunduran diri sudah diajukan sejak dua bulan lalu tapi belum mendapatkan persetujuan dari Ketua TP PKK Kota Tasikmalaya, Elvira Kamarrow Putri.
Istri dari Wakil Walikota Tasikmalaya Diky Candra Negara dipercaya menempati posisi Ketua I yang membidangi penguatan karakter keluarga.
Jabatan ini memiliki peran penting dalam perencanaan, pengawasan serta pelaksanaan mulai dari pola pengasuhan anak, pendidikan karakter, sampai penguatan peran perempuan.
Baca juga: Tegas, Ketua Fraksi PKB Minta Pemkot Tasikmalaya Evaluasi Perusahaan Bandel
Rani mengaku, keputusan untuk mundur tidak ada kaitan dengan persoalan internal maupun dinamika kepengurusan PKK saat ini.
Namun, ia menyebut komunikasi dengan jajaran pengurus termasuk ketua TP PKK masih berjalan baik.
Alasan untuk mundur karena memilih rehat dari aktivitas PKK berkaitan permintaan suami yang mempertimbangkan kondisi kesehatan pribadinya.
“Suami minta saya istirahat dan saat ini kondisi saya kurang baik. Sehingga belum memungkinkan untuk mengikuti kegiatan PKK yang cukup padat,” ungkap Rani dikonfirmasi TribunPriangan.com, Senin (5/1/2026).
Menganggap hal ini, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Tasikmalaya, dr. Elvira Kamarrow Putri menjelaskan, keputusan istri Wakil Wali Kota Tasikmalaya murni didasari pertimbangan kesehatan.
“Benar kami sudah menerima surat pengunduran diri Bu Rani lima bulan lalu. Sekarang beliau bolak-balik menjalani pengobatan, mulai dari Purwakarta hingga terakhir ke Bogor," kata Elvira.
Elvira sempat menyarankan agar Rani tidak mengundurkan diri dari kepengurusan, tapi menawarkan cuti demi memberi ruang pemulihan kesehatan.
Namun, Elvira menghormati keputusan pribadi Rani Permayani yang memilih mundur demi menjaga kondisi kesehatan.
"Kami senantiasa menyelipkan doa dan berharap agar bu Rani segera diberikan kesembuhan sehingga dapat kembali beraktivitas seperti sediakala," ucap istri Wali Kota Tasikmalaya ini.(*)