Penjagaan Ketat Nadiem Makarim oleh TNI saat Sidang hingga Gagal Bicara ke Media 2 Kali
January 06, 2026 01:42 AM

Setelah pembacaan dakwaan, sidang langsung dilanjutkan dengan pembacaan eksepsi oleh pihak kuasa hukum terdakwa.

Adapun saat sidang eksepsi berlangsung, Hakim Ketua Purwanto S Abdullah sempat menegur tiga anggota TNI yang berdiri di pintu masuk ruang sidang.

Teguran dilayangkan karena keberadaan ketiganya menganggu pandangan kamera awak media.

Setelah ditegur, tiga anggota TNI tersebut mundur ke bagian belakang ruang sidang dan pembacaan eksepsi dilanjutkan oleh pengacara Nadiem.

Pengamanan terhadap Nadiem kemudian berlanjut seusai sidang.

Saat jeda persidangan sekira pukul 13.00 WIB, Nadiem langsung dikawal ketat pihak kejaksaan dan anggota TNI keluar ruang sidang.

Penjagaan ketat ini membuatnya tak sempat memberikan pernyataan kepada awak media.

Kondisi ini membuat pengacara Nadiem, Ari Yusuf Amir merasa kesal.

Ia menyebut situasi itu melanggar hak kliennya untuk berbicara ke publik.

Rupanya, situasi serupa kembali terjadi seusai sidang eksepsi berakhir.

Awak media lagi-lagi tak bisa mendapat pernyataan Nadiem akibat terhalang penjagaan ketat anggota TNI.

Nadiem langsung digiring menuju mobil tahanan oleh beberapa orang dari kejaksaan.

Padahal Nadiem tampak mencoba menghentikan langkah kakinya sejenak untuk meladeni wartawan.

Namun pihak kejaksaan memaksanya untuk segera menuju mobil bahkan mendorong wartawan agar membuka jalan.

Sebelum masuk ke mobil, Nadiem sempat berteriak bahwa kasus dugaan korupsi yang menjeratnya merupakan kriminalisasi kebijakan dan dirinya tak menerima sepeser pun.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.