Tiga penumpang yang berada di dalam mobil Toyota Innova hitam bernomor polisi BE1281TP hingga kini masih menjalani perawatan medis.
Sebelumnya mereka mengalami kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa seorang anggota polisi muda, Bripda Helmi Apriansyah.
Identitas ketiga penumpang tersebut dibenarkan langsung oleh Kasatlantas Polresta Bandar Lampung, Kompol Gede Made Angga Satrya Wibawa.
Ia menyampaikan kecelakaan maut tersebut melibatkan total empat orang.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Lokasi kejadian berada tepat di depan Gaharu Car Wash, Jalan Pagar Alam, Kelurahan Gunung Agung, Kecamatan Langkapura, Kota Bandar Lampung.
Dalam insiden tersebut, Bripda Helmi Apriansyah yang merupakan anggota Satuan Samapta Bhayangkara Polresta Bandar Lampung dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, tiga penumpang lain yang berada di mobil mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Kompol Gede Made Angga menjelaskan, dari empat orang korban, satu di antaranya merupakan rekan Bripda Helmi berjenis kelamin pria.
Sedangkan dua korban lainnya adalah perempuan yang diketahui berstatus mahasiswi Universitas Malahayati (Unimal).
"Dua korban perempuan tersebut merupakan mahasiswi yang berkuliah di kampus Universitas Malahayati," kata Kompol Gede Made Angga saat dikonfirmasi, Minggu (4/1/2026) malam.
Adapun dua mahasiswi tersebut masing-masing bernama Dafa Putri dan Lia Febriani.
Sementara rekan Bripda Helmi yang turut berada di dalam kendaraan adalah Bripda Wayan Dewa Pramudia.
Kasatlantas menambahkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui secara pasti kronologi serta penyebab kecelakaan yang terjadi pada waktu subuh tersebut.
"Sementara ini kami cek untuk korban satu orang yang meninggal dunia," kata Angga.
Ia menyebutkan, tiga korban lainnya mengalami luka-luka dan masih dirawat secara intensif di rumah sakit.
"Ada 4 orang dalam kejadian tersebut, terkait penyebab dugaan saat ini masih kami dalami karena kejadian subuh," kata Angga.
Polisi juga telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil sementara, kendaraan yang ditumpangi para korban mengalami kerusakan parah akibat benturan keras.
Duka mendalam turut dirasakan keluarga Bripda Helmi Apriansyah.
Sandri, paman korban, mengenang keponakannya sebagai sosok yang dikenal baik di lingkungan keluarga.
Sandri ditemui di TPU Alamulhuda, Jalan Sukardi Hamdani, Kelurahan Segala Mider, Bandar Lampung, Minggu (4/1/2026).
Ia mengaku terkejut saat menerima kabar kecelakaan yang menimpa keponakannya.
"Saya tidak tahu persis, tapi keluarga menginformasikan pada subuh itu keponakan saya mengalami lakalantas lalu dibawa ke rumah sakit," ujar Sandri.
Ia mengatakan, kedua orang tua korban, Idar dan Herlina, sangat terpukul atas musibah tersebut.
Kepergian Bripda Helmi juga meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar serta rekan-rekan seangkatannya di kepolisian.
"Saya mohon doanya untuk keponakan saya supaya dilapangkan kuburnya dan husnul khotimah. Segenap keluarga semoga diberikan ketabahan dan kesabaran atas ujian ini," tambah Sandri.
Atas nama keluarga, Sandri juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pemakaman almarhum.
"Saya mohon maaf atas kesalahan selama ini dan jika ada utang-piutang, berkenan hubungi kami," kata Sandri.
Bripda Helmi Apriansyah diketahui meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di depan Gaharu Car Wash, Jalan Pagar Alam, Kelurahan Gunung Agung, Kecamatan Langkapura, Kota Bandar Lampung, Minggu (4/1/2026) pukul 04.00 WIB.
Informasi duka tersebut turut dibagikan melalui akun Instagram resmi @polresta_bandarlampung.
Mobil Toyota Innova hitam BE1281TP yang dikendarai korban dilaporkan menabrak gazebo sebelum akhirnya menghantam tiang listrik dan mengalami kerusakan berat.
Pemilik Gaharu Car Wash, M Wiryawan Saputra, mengungkapkan bahwa dirinya pertama kali mengetahui kejadian tersebut dari karyawan.
"Saya dapat telepon dari karyawan subuh itu. Ada mobil Innova hitam BE1281TP dengan 4 orang di dalamnya mengalami lakalantas di depan usaha saya."
Ia menambahkan, Bripda Helmi saat itu berada bersama tiga penumpang lainnya. Dari jumlah tersebut, satu orang masih menjalani perawatan medis, sementara dua lainnya dinyatakan selamat, termasuk seorang perempuan.