Warga Cibaregbeg Tasikmalaya Bangun Benteng Sepanjang 15 Meter di TKP Bocah Hanyut
January 07, 2026 10:35 PM

 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Masyarakat di dua RW membangun benteng di sepanjang saluran air di Kampung Cibaregbeg, Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Rabu (7/1/2026).

Pembangunan benteng ini dilakukan pasca hanyutnya seorang bocah berusia 6 tahun di saluran air selokan yang terjadi pada Jumat (2/1/2026) lalu.

Hal ini dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terjadi lagi dengan membangun benteng di sekitar lokasi kejadian. 

Pantauan wartawan TribunPriangan.com, warga di dua ke RW bergotong royong membangun benteng di sisi kiri dan kanan selokan.

Dari informasi yang didapat dari warga, benteng tersebut sudah dikerjakan sejak Selasa (6/1/2026) kemarin. Di mana, Benteng yang dibangun itu memiliki panjang 15 meter dengan ketinggian 90 sentimeter.

Baca juga: Bocah yang Hanyut di Sungai Cikalang Tasikmalaya Ditemukan 5 KM dari Titik Tenggelam

Bangunan benteng ini dibangun menggunakan bata merah untuk lebih kuat ketika hujan deras, air tidak meluap ke jalan yang kerap menyebabkan roda dua terperosok.

"Kalau pekerjaan ini sudah dimulai dari hari Selasa, dan sekarang sudah sedikit lagi selesai dengan panjang 15 meter," ucap Ahmad Yusuf (47) warga Cibaregbeg yang membantu di lokasi.

Ahmad menuturkan, pembangunan benteng sebagai upaya hal serupa tidak kembali terjadi. Karena drainase ini kerap meluap ketika hujan deras.

"Kalau hujan deras air meluap sampai ke jalan, bahkan rumah yang berada di saluran drainase ini suka terendam. Makanya kita bangunkan benteng sebagai upaya pencegahan dini," ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Tugujaya Yanti Irma Damayanti menjelaskan bahwa benteng tersebut dibangun untuk mengantisipasi terjadinya kejadian serupa.

"Memang kebutuhannya di situ untuk penanda kalau di situ ada selokan, mah dibikin benteng penghalang agar warga kesitu relatif aman," kata Irma dikonfirmasi TribunPriangan.com,

Sebelumnya seorang bocah bernama Zaidan (6) dilaporkan hilang usai jajan ke warung bersama kakaknya pada saat mengantar ibunya mengantre bantuan sosial di kelurahan Tugujaya pada Jumat (2/1/1026) lalu. 

Diduga korban hanyut disaat cuaca hujan deras melanda wilayah Kota Tasikmalaya. Karena pencarian sampai membutuhkan dua hari sampai menyisir dua sungai besar.

Pada Minggu (4/1/2026), Zaydan ditemukan meninggal di Sungai Cikalang, Kampung Cicurug Ojo, Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. 

Pembangunan benteng ini diharapkan menjadi pembatas air meluap ke jalan ketika diguyur hujan deras. (*)

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.