TRIBUNJATIMTIMUR.COM - AC Milan santer dikaitkan dengan bek Manchester City, Nathan Ake, di bursa transfer Januari. Dua faktor jadi penghalang Rossoneri.
Belakangan ini, pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, disebut menuntut klub untuk menggaet bek baru pada bursa transfer Januari 2026.
Adapun Massimiliano Allegri lebih memilih pemain yang sudah siap untuk liga Italia, dengan pengalaman yang terbukti, daripada pemain muda yang menjanjikan, namun kesulitan untuk langsung beradaptasi.
Hal ini mengingat performa di atas rata-rata dari trio Tomori, Gabbia, dan Pavlovic, bersama dengan perkembangan De Winter dalam dua pertandingan terakhir, serta fleksibilitas Bartesaghi, yang juga dapat digunakan sebagai bek kiri.
Baca juga: 1 Eks AC Milan Ingin Balik ke Italia, Juventus Disebut Berniat Tampung
Baca juga: Demi Datangkan Eks AC Milan di Bursa Transfer Musim Depan, Juventus Bakal Lakukan Segala Cara
Oleh karena itu, niat AC Milan bukanlah untuk melakukan perekrutan pemain hanya demi investasi semata.
Terbaru, Il Corriere dello Sport menyebut Nathan Ake bisa menjadi opsi bek untuk Massimiliano Allegri.
Saat ini, Nathan Ake mengalami kesulitan menit bermain di Manchester CIty.
Selain Piala Carabao, Aké hanya menjadi starter di bawah asuhan Pep Guardiola sebanyak tiga kali antara liga dan Liga Champions: total, ia bermain selama 322 menit di Liga Premier dan 103 menit di Eropa.
Terbaru, bek Belanda itu hanya main selama sembilan menit pada pertandingan terakhir Manchester City melawan Chelsea.
Adapun penyebab bek 31 tahun itu kesulitan mendapat menit bermain karena masalah fisiknya.
Ake diketahui mengalami cedera ringan pada lututnya di pertandingan sebelumnya melawan Sunderland.
Sementara itu, sang pemain buka suara dalam wawancara kepada Manchester Evening News beberapa hari yang lalu.
Dalam wawancara tersebut, sang pemain menegaskan pentingnya mendapatkan cukup waktu bermain di paruh kedua musim untuk membuka peluangnya dipanggil ke tim nasional Belanda.
"Pelatih Ronald Koeman telah berbicara kepada saya beberapa kali, menjelaskan bahwa saya harus bermain lebih banyak dan bahwa jelas akan sulit untuk dipertimbangkan jika saya tidak bermain secara konsisten."
"Setiap pemain ingin bermain sebanyak mungkin, dan satu-satunya hal yang dapat saya lakukan adalah terus berjuang untuk mendapatkan tempat."
Nathan Aké berbicara seperti ini, juga mengingat rumor transfer awal yang menyebutkan bahwa ia menjadi incaran sejumlah klub Liga Premier yang siap merekrutnya: dari Crystal Palace hingga Bournemouth (tempat ia bermain dari Januari 2016 hingga Mei 2020), melalui West Ham dan Fulham.
Kembali ke AC Milan, terdapat dua hambatan yang bakal dihadapi Rossoneri apabila ingin mendatangkan Nathan Ake.
Hambatan pertama terkait kontrak.
Mantan pemain Feyenoord ini terikat kontrak dengan Manchester City hingga musim panas 2027 dan menerima gaji bersih sebesar €5,4 juta.
Ini adalah angka yang signifikan untuk klub mana pun selain klub-klub di Liga Premier Inggris, yang memiliki sumber daya keuangan yang lebih besar.
Hambatan lainnya terkait kondisi Manchester City saat ini.
Seperti yang diketahui, Manchester City saat ini mengalami krisis lini belakang.
Pelatih The Cityzens, Pep Guardiola, disinyalir bakal sulit melepas Ake.
"Saat ini kami mengalami banyak cedera. Saya tidak tahu berapa bulan Stones akan absen, kami tidak bisa mengandalkan Ruben Dias dan Gvardiol saat ini, dan kami tahu Aké tidak selalu tersedia," kata manajer asal Catalan itu setelah pertandingan melawan Chelsea.
(TribunJatimTimur.com)