Ini Dia Rekomendasi 5 Spot Bengong Gratis di Jogja yang Wajib Dikunjungi
January 06, 2026 08:01 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM-Ramainya pendatang di Yogyakarta, hiruk pikuk perkotaan dan ritme kehidupan yang cepat memberikan ruang emosional negatif untuk dilepaskan.

Tugas menumpuk, mendengar makian orang lain, hingga putus cinta perlahan menguras energi semuanya menumpuk tanpa disadari. 

Ditengah kesibukan berlalu lalang, mengambil nafas sejenak menjadi pilihan.

Duduk diam mengamati sekitar, membiarkan pikiran kosong sejenak sebagai cara sederhana menjernihkan hati.

Oleh karena itu, penulis merangkum 5 spot gratis yang cocok menjad tempat  bengong ditengah kebisingan Kota Yogyakarta.

 1. Wisdom Park UGM

Wisdom Paek UGM bisa dijadikan sarana olahraga dan ngobrol santai bersama teman.
Wisdom Paek UGM bisa dijadikan sarana olahraga dan ngobrol santai bersama teman. (Tribunjogja.com)

Ladang rumput yang luas terletak di Karang Malang, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Buka pukul 08.00-18.00 WIB masyarakat umum dapat mengunjungi ruang terbuka hijau tanpa dipungut biaya. 

Taman dibangun oleh pihak Universitas Gajah Mada sebagai gagasan keberlanjutan dan mengitegrasikan pendidikan dan pelestarian lingkungan hidup. 

Di dalam area terdapat jalur joging, lahan hijau, dan danau memberikan suasana tenang.

Tempat duduk dibawah pohon rindang menjadi tempat favorit mahasiwa untuk kerja kelompok, berdiskusi ataupun cukup berdiam diri. 

Baca juga: Tempat Healing Viral di Pusat Kota Jogja? Wisdom Park UGM Wajib Kalian Coba Nih

2. Taman Mojok Store 

Foto beberapa sudut toko buku dan perpustakaan Solusi Buku (Instagram/@mojokstore)
Foto beberapa sudut toko buku dan perpustakaan Solusi Buku (Instagram/@mojokstore) 

Sebuah toko buku berada di Jogja bagian timur, tepatnya Ngebo, Jl. Raya Ngebo, Area Sawah, Sukoharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, DIY memiliki halaman rumput luas.

Buka pukul 09.00-21.00 WIB memberikan ruang untuk menghabisakan waktu sembari membaca buku.

Koleksi buku yang cukup beragam, pengunjung dapat meminjam dan membaca di ruang terbuka hijau.

Tempat duduk dibawah pepohonan rindang menjadi spot favorit pengunjung untuk menikmati sore, bersama angin sepoi-sepoi menciptakan suasana nyaman berlama lama disini. 

3. Embung Langensari

Suasana sore hari di Embung Langensari, Yogyakarta, Senin (20/7/2020)
Suasana sore hari di Embung Langensari, Yogyakarta, Senin (20/7/2020) (Tribun Jogja/ Miftahul Huda)

Berada di tengah kota Jogja, tepatnya di Jl. Kusbini No.35, Klitren, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

Secara fungsi, Embung Langensari digunakan sebagai penampung air hujan agar tidak menimbulkan genangan di wilayah sekitar.

Buka selama 24 jam, kawasan ini menjadi tempat berkumpul dan bercengkrama.

Fasilitas lain seperti panggung terbuka dan Embung Learning Center menjadi pilihan untuk pertujukan, perkumpulan komunitas, maupun edukasi.

Embung Langensari juga memiliki jalur konblok kerap digunakan sebagai tempat berolahraga seperti joging dan jalan santai.

Cukup 10 menit dari pusat Tugu Jogja,  panorama waduk menjadi pilihan wisatawan untuk sekadar duduk menikmati suasana sore sekaligus mencicip jajanan di sekeliling.

4. Kali Gajah Wong

Objek Wisata Bendung Lepen di Mrican, Giwangan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta tampak ramai dikunjungi wisatawan, Rabu (5/8/2020).
Objek Wisata Bendung Lepen di Mrican, Giwangan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta tampak ramai dikunjungi wisatawan, Rabu (5/8/2020). (TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan)

Salah satu spot di Jogja bagian timur sedikit terdapat sungai yang mengalir deras memberi suasana tenang dari kebisingan.

Terletak di Mrican, Giwangan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Pemerintah kota dan warga setempat mengembangkan Kali Gajah Wong menjadi wisata yang  menawarkan selokan kecil penuh ikan. 

Buka mulai pukul 06.00-21.00 WIB pengunjung dapat menikmati berbagai spot menarik di dalamnya.

Di antaranya, Bendung Lepen, Dermaga Cinta, dan sentra Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari warga sekitar.

Tersedia area bermain dan tempat duduk untuk sekadar menikmati gemercik suara air kali dan angin sepoi membuat pengunjung betah.

Kebersihan lingkungan sekitar memberikan kedamaian serta ketenangan jiwa untuk memberi ruang pikiran agar tidak overwhelmed. 

5. Pelataran Tugu Jogja

Tugu Yogyakarta, ikon kota Jogja yang menjadi pusat landmark dekat dengan malioboro dan sering dikunjungi wisatawan, terlihat indah di malam hari dengan latar jalanan sekitar.
Tugu Yogyakarta, ikon kota Jogja yang menjadi pusat landmark dekat dengan malioboro dan sering dikunjungi wisatawan, terlihat indah di malam hari dengan latar jalanan sekitar. (unsplash.com/@dzguevara)

Berbeda dengan rekomendasi diatas, tempat ini sebagai ikonik yang mudah dijangkau wisatawan.

Buka selama 24 jam, Pelataran Tugu memiliki ruang terbuka dapat duduk santai tanpa mengeluarkan biaya. 

Jantung daerah wisata kota budaya ini terletak di Jl. Jend. Sudirman, Gowongan, Kec. Jetis, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Pemandangan yang ditawarkan bukanlah panorama alam, melainkan berbagai kegiatan manusia dari berbagai latar belakang.

Kesibukan pengunjung, tukang becak, tukang delma, pedagang kaki lima, dan pengendara mewarnai pendamandangan sehari-hari di sini. 

Ketika penat dari berbagai rutinitas yang dijalani, duduk sambil menikmati lalu lalang kesibukan masyarakat menjadi pilihan agar kamu tidak merasa sendiri. (MG Erlysta Nafa Azhary)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.