Jakarta (ANTARA) - Pelatih Pelita Jaya Jakarta David Singleton mengatakan bahwa timnya memilih pendekatan realistis, dengan fokus menjalani satu per satu pertandingan dalam menghadapi Indonesian Basketball League (IBL) 2026, yang dimulai pada Sabtu (10/1).
Dia menjelaskan, ekspektasi tinggi terhadap tim tersebut merupakan hal yang wajar, mengingat status klub dan kualitas pemain yang dimiliki, namun fokus utama tim adalah memastikan proses persiapan sebelum pertandingan berjalan konsisten dari hari ke hari.
"Berhubungan dengan musim 2026, kami memang memiliki harapan yang tinggi, baik dari sendiri maupun penggemar," kata Singleton di Jakarta, Selasa.
Lebih lanjut dia menjelaskan, tim runner-up IBL 2025 itu tidak ingin terbebani oleh ekspektasi berlebihan yang justru dapat mengganggu konsentrasi tim.
Dia memilih untuk menjaga fokus pemain agar tetap berada pada hal-hal mendasar, terutama kesiapan menghadapi setiap pertandingan yang akan dijalani.
Pelatih asal Amerika Serikat (AS) itu menambahkan, pendekatan satu pertandingan ke pertandingan berikutnya diyakini dapat membantu tim terus berkembang dan memperbaiki kekurangan secara bertahap sepanjang musim.
Proses itu, lanjut dia, menjadi kunci untuk menjaga konsistensi performa dalam kompetisi yang panjang dan kompetitif.
"Kami hanya ingin fokus, sembari mencoba untuk terus memperbaiki kesalahan yang mungkin terjadi," ujar peraih Coach of The Year IBL sebanyak empat kali itu.
Pria yang kerap disapa Coach Dave itu menyatakan, setiap pemain telah berlatih keras dan gigih untuk mempersiapkan diri menghadapi musim baru, sehingga hal itu sudah cukup bagus untuk mengawali kompetisi mendatang.
Coach Dave yang juga pelatih tim nasional (timnas) bola basket Indonesia itu optimistis Andakara Prastawa dan kawan-kawan, akan tampil solid dalam setiap pertandingan, khususnya melawan tim-tim kuat seperti Dewa United Banten.
Sejak musim 2022, Pelita Jaya Jakarta selalu berhasil menembus babak final Indonesian Basketball League (IBL). Namun, mereka hanya mampu sekali menjadi juara yaitu pada edisi 2024.
Musim lalu atau 2025, mereka dikalahkan oleh Dewa United Banten dengan skor 1-2 (menang-kalah) dalam format pertandingan best-of-three.
Kedua tim kembali bersua dalam pertandingan perdana IBL 2026, di Dewa United Arena, Tangerang, Sabtu (10/1), pukul 19.00 WIB.
Kedua finalis IBL 2025 itu masing-masing akan bertanding di bawah pelatih kepala yang baru.
Anak Dewa dikomandoi oleh Augustin Bosch, sedangkan tim tamu dilatih David Singleton. Laga tersebut dinanti oleh fan klub masing-masing, serta pencinta bola basket Tanah Air karena menyajikan rivalitas dan gengsi yang kuat.







