Daftar Panjang Target Pemain Bertahan AC Milan, Rossoneri Banyak Maunya dan Terlalu Pilih-pilih
January 07, 2026 06:19 AM

TRIBUNKALTIM.CO - AC Milan kini fokus pada perburuan pemain belakang setelah berhasil seorang striker berhasil didatangkan ke San Siro.

Kendati telah dikaitkan dengan banyak pemain, namun hingga saat ini Rossoneri tak kunjung mampu mengikat satu pemain bertahan.

Bahkan, daftar pemain bertahan yang masuk dalam radar AC Milan semakin panjang.

Seperti dilaporkan Tuttosport, pilihan favorit Massimiliano Allegri adalah mantan anak asuhnya di Juventus, Federico Gatti.

Baca juga: Transfer AC Milan: Federico Chiesa Kembali Masuk Radar, Mike Maignan Beri Lampu Hijau Bertahan

AC Milan sebelumnya sudah menjajaki kemungkinan merekrut bek Italia tersebut dengan skema tukar tambah Koni De Winter, namun upaya itu belum membuahkan hasil.

Meski demikian, muncul keyakinan bahwa manajemen Rossoneri akan kembali mencoba mendekati Gatti menjelang penutupan bursa transfer, dengan harapan pelatih timnas Italia, Luciano Spalletti, masih menempatkannya sebagai opsi cadangan sehingga Juventus bersedia membuka ruang negosiasi.

Opsi Alternatif di Lini Pertahanan

Merekrut Gatti jelas bukan perkara mudah.

Baca juga: Melalui Igli Tare AC Milan Pede Bisa Dapatkan Mario Gila dari Lazio

Karena itu, AC Milan juga mengevaluasi sejumlah alternatif lain untuk memperkuat lini belakang Allegri.

Salah satu nama yang dipantau adalah Diego Coppola dari Brighton, yang sebelumnya memperkuat Hellas Verona dan saat ini juga diminati Torino.

Dalam daftar yang disusun Igli Tare, terdapat pula Caleb Okoli (Leicester City), yang sempat ditawarkan pada musim panas lalu, serta Tiago Gabriel dari Lecce.

Namun, jalur terakhir terbilang rumit karena direktur olahraga Lecce, Pantaleo Corvino, telah menegaskan bahwa klubnya sama sekali tidak berniat melepas sang pemain pada Januari ini.

Baca juga: Demi Tampil di Piala Dunia 2026, Nathan Ake Rela Tinggalkan Manchester City, AC Milan Siap Tampung

Beberapa nama lain yang mencuat dalam beberapa pekan terakhir antara lain Mario Gila (Lazio), Joe Gomez (Liverpool), Morato dan Nikola Milenkovic (Nottingham Forest), Axel Disasi (Chelsea), Kim Min-jae (Bayern Munich), serta Milan Skriniar (Fenerbahce).

Namun, dua nama terakhir dinilai akan sangat sulit untuk direalisasikan.

Pilihan bek tengah memang melimpah.

Kini tugas AC Milan adalah menentukan profil pemain yang paling tepat serta skema transfer paling realistis untuk memperkuat pertahanan demi menjaga peluang bersaing di papan atas.

Baca juga: Persaingan Inter dan AC Milan di Klasemen Liga Italia Juga Terjadi di Daftar Top Skor dan Assist

Bek Manchester City Masuk Radar

Bek Manchester City, Nathan Ake dikaitkan dengan potensi kepindahan ke AC Milan, pada jendela transfer Januari 2026 ini.

AC Milan saat ini sedang mencari bek tengah baru, idealnya pemain yang memiliki pengalaman bermain di level tertinggi sekaligus fleksibilitas posisi.

Masalahnya, Rossoneri tidak berniat mengeluarkan dana besar, sehingga opsi yang realistis hanyalah transfer berbiaya rendah atau kesepakatan pinjaman.

Massimiliano Allegri menginginkan pemain yang siap memberikan kontribusi instan.

Baca juga: Demi Gelar Juara Liga Italia 2025/26, AC Milan Wajib Datangkan Satu Bek Kelas Dunia

Namun, performa Fikayo Tomori, Matteo Gabbia, dan Strahinja Pavlovic, ditambah perkembangan positif Koni De Winter dalam dua laga terakhir, membuat AC Milan tidak ingin melakukan investasi hanya demi menambah jumlah pemain.

Menurut laporan Calciomercato.com, Nathan Ake termasuk salah satu “peluang” yang bisa dimanfaatkan AC Milan, mirip dengan situasi Manuel Akanji pada musim panas lalu sebelum akhirnya memilih bergabung dengan rival sekota, Inter Milan.

Bek tengah asal Belanda itu baru-baru ini berbicara dengan pelatih tim nasional Belanda, Ronald Koeman, yang menekankan pentingnya waktu bermain demi peluang tampil di Piala Dunia 2026. 

Ake hanya bermain sembilan menit dalam laga terakhir Manchester City melawan Chelsea dan juga mengalami sedikit keseleo pada lutut.

Baca juga: Persaingan Inter dan AC Milan di Klasemen Liga Italia Juga Terjadi di Daftar Top Skor dan Assist

Masalah fisik memang menjadi kendala berulang dalam kariernya.

Dalam wawancara dengan Manchester Evening News beberapa hari lalu, Ake menegaskan pentingnya mendapatkan menit bermain yang cukup pada paruh kedua musim ini demi peluang tampil di Piala Dunia 2026.

“Pelatih Ronald Koeman sudah berbicara dengan saya beberapa kali, menjelaskan bahwa saya harus bermain lebih sering dan tentu saja akan sulit dipertimbangkan jika tidak tampil secara konsisten."

"Setiap pemain ingin bermain sebanyak mungkin, dan satu-satunya hal yang bisa saya lakukan adalah terus berjuang mendapatkan tempat,” ujar Ake.

Baca juga: Lazio Bersedia Lepas Mario Gila, Ini Harga yang Harus Ditebus AC Milan

Ake juga masuk dalam radar sejumlah klub Premier League yang siap mempertimbangkannya, mulai dari Crystal Palace hingga Bournemouth, klub yang pernah ia bela dari Januari 2016 hingga Mei 2020, serta West Ham dan Fulham.

Di luar ajang Carabao Cup, Ake hanya tiga kali menjadi starter di bawah asuhan Pep Guardiola pada kompetisi liga dan Liga Champions.

Secara total, ia mencatatkan 322 menit bermain di Premier League dan 103 menit di kompetisi Eropa.

Mantan pemain Feyenoord itu masih terikat kontrak dengan Manchester City hingga musim panas 2027 dan menerima gaji bersih sebesar €5,4 juta per musim.

Baca juga: Lazio Bersedia Lepas Mario Gila, Ini Harga yang Harus Ditebus AC Milan

Angka tersebut tergolong besar bagi klub-klub di luar Premier League yang memiliki keterbatasan finansial dibanding Inggris.

Faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah kesediaan City dan Guardiola untuk melepas Ake di tengah krisis bek yang sedang mereka alami.

Seusai laga melawan Chelsea, Guardiola mengatakan:

“Kami sedang mengalami banyak cedera. Saya tidak tahu berapa bulan John Stones akan absen, kami tidak bisa mengandalkan Ruben Dias dan Gvardiol saat ini, dan kami juga tahu bahwa Ake tidak selalu tersedia.”

Baca juga: Satu Pemain Sudah Datang, Ini Target AC Milan Selanjutnya di Jendela Transfer Januari 2026

Dengan kondisi tersebut, sama seperti upaya mendatangkan Kim Min-jae dari Bayern Munich, AC Milan tampaknya harus bekerja keras dalam dua aspek utama: menyesuaikan struktur gaji dan meyakinkan klub pemilik untuk melepas pemain di tengah situasi sulit mereka.

AC Milan Butuh Kelas Dunia

Tambahan bek baru wajib didatangkan AC Milan untuk terus berada di jalur perburuan gelar juara Liga Italia 2025/2026.

AC Milan masih sangat terlibat dalam perburuan Scudetto, namun untuk benar-benar memantapkan posisi mereka, tambahan kekuatan di lini pertahanan sebelum bursa transfer Januari ditutup akan sangat membantu.

Setelah 17 pertandingan, AC Milan telah mengoleksi 38 poin, sebuah capaian yang mengesankan dan membuat mereka unggul dua poin dari rival sekota, Inter Milan.

Singkatnya, meski beberapa pekan lalu banyak pihak ingin menyingkirkan AC Milan dari persaingan, Rossoneri masih sepenuhnya berada dalam jalur perebutan gelar.

Baca juga: Rekap AC Milan di 2025: Momen Terburuk, Kemenangan Terbaik Hingga Lahirnya Bintang Baru

Antara sekarang hingga 18 Januari, pasukan Massimiliano Allegri masih akan menjalani empat pertandingan lagi, sehingga situasi bisa berubah dengan cepat.

Namun, jika AC Milan mampu meraih mayoritas kemenangan, posisi mereka akan terlihat sangat menjanjikan.

Dalam editorial terbarunya di Calciomercato.com, Andrea Longoni membahas kemampuan AC Milan untuk tetap bertahan dalam perburuan Scudetto meski dilanda banyak absensi penting.

Menurutnya, hal tersebut tak lepas dari peran Allegri, namun peluang AC Milan bisa meningkat lebih jauh dengan mendatangkan seorang bek tengah.

Baca juga: Prediksi Liga Italia Cagliari vs AC Milan: Ujian Awal Tahun dan Misi Rossoneri Menjaga Asa Scudetto

“Enam belas pertandingan beruntun tanpa kekalahan."

"AC Milan kalah di laga pembuka, yang rasanya seperti sudah lama sekali, dan sejak itu hanya menang atau imbang."

"Saat ini mereka memiliki sembilan poin lebih banyak dibanding musim lalu."

"Arsitek utama dari semua ini adalah Massimiliano Allegri."

Baca juga: AC Milan Cari Pemain Baru di Posisi Alexis Saelemaekers

"Dengan pelatih yang berbeda, posisi AC Milan akan sangat berbeda."

"Cara bermain mereka memang tidak luar biasa, tetapi saat ini sangat praktis dan efektif."

"Dengan semua absensi dan masalah pemain kunci, dengan skuad yang terkuras, serta fakta bahwa Leao dan Pulisic baru sekali bermain bersama, berharap lebih dari ini akan menjadi sesuatu yang tidak realistis."

"Harapan bagi mereka yang mencintai AC Milan adalah melihat semua pemain kembali ke kondisi terbaik dan bisa lebih sering mengandalkan duet No.10 dan No.11 secara konsisten.”

Baca juga: AC Milan Ingin Terapkan Skema Perekrutan Luka Modric ke Bernardo Silva

“Saya tidak keberatan dengan Fullkrug."

"Indikasi dari AC Milanello sangat positif, dan penampilannya sejauh ini cukup meyakinkan."

"Dia adalah penyerang nomor 9 murni, dan itu sudah menjadi kualitas tersendiri. AC Milan sudah lama kekurangan pemain dengan karakter seperti ini, yang mampu mendorong tim naik, berduel fisik, dan membuka ruang."

"Dengan kondisi fisik yang lebih baik, dia bisa menjadi pelapis yang sangat berguna."

Baca juga: Kontrak Mike Maignan Masih Buntu, AC Milan Siapkan Negosiasi Terakhir dengan Agen

"Leao dan Pulisic akan menjadi starter, sementara Fullkrug opsi pertama dari bangku cadangan."

"Setelah itu, kita akan lihat apa yang terjadi dengan Nkunku di bursa transfer."

"Dalam konteks ini, AC Milan memang kandidat Scudetto, tetapi jika mereka memanfaatkan jendela transfer ini dengan baik untuk melengkapi skuad, peluang mereka bertahan dalam persaingan hingga akhir musim akan semakin besar."

"Dengan satu bek top tambahan, peluang itu akan meningkat lagi. Sekarang semuanya ada di tangan Igli Tare dan tim transfer,” ujar Longoni.

Berdasarkan laporan terbaru, AC Milan masih belum menentukan satu target utama untuk posisi bek tengah, dengan sejumlah nama masih dalam tahap evaluasi oleh manajemen. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.