Panen Raya di Karawang, Prabowo Umumkan Indonesia Swasembada Pangan, Tidak Lagi Impor Beras
January 07, 2026 04:35 PM

Laporan Muhammad Azzam

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, KARAWANG - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri panen raya di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Pada kesempatan ini, Prabowo mengumumkan bahwa Indonesia kini sudah swasembada pangan.

"Saya umumkan Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan pada 2025. Saat ini cadangan beras Indonesia telah tembus angka 3 juta ton, sehingga tidak memerlukan lagi impor beras," kata Prabowo di Karawang, Rabu (7/1/2026).

Baca juga: Warga Karawang Histeris Sambut Kedatangan Prabowo saat Panen Raya di Cilebar

Pengumuman Prabowo kepada khalayak sontak disambut meriah ribuan petani yang hadir di acara tersebut.

"Swasembada pangan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi RI yang sudah tak lagi mengimpor beras," papar Prabowo.

Untuk menjaga keberlanjutan swasembada pangan, Pemerintah melalui Kementerian Pertanian juga resmi membentuk 33 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian yang tersebar di 33 provinsi. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 39 Tahun 2025.

‎Balai Besar tersebut berada di bawah koordinasi Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) dan bertugas mengoordinasikan serta melaksanakan penerapan teknologi pertanian spesifik lokasi.

‎Kepala BRMP, Fadjry Djufry, mengatakan pembentukan Balai Besar ini merupakan peningkatan status dari Balai Penerapan Modernisasi Pertanian yang telah ada sebelumnya.

‎“Dengan jaringan kerja dari pusat hingga daerah, BRMP berperan penting dalam percepatan modernisasi sektor pertanian melalui inovasi teknologi, penerapan standar mutu, dan penguatan kelembagaan,”katanya.

‎‎Selain melakukan identifikasi, perekayasaan, dan diseminasi teknologi pertanian, Balai Besar ini juga akan memproduksi benih dan bibit sumber unggul serta tersertifikasi guna meningkatkan produktivitas pertanian nasional.

‎‎Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa modernisasi dan pemanfaatan teknologi merupakan kunci utama peningkatan produksi pangan.

‎‎Menurutnya, penerapan teknologi mampu meningkatkan produktivitas secara efisien sekaligus menurunkan biaya produksi.

‎"Kita tidak boleh setengah-setengah dalam meningkatkan produksi pangan. Semua harus berbasis inovasi dan teknologi. Inilah transformasi dari pertanian tradisional menuju mekanisasi penuh,” tandasnya.

Warga antusias sambut Prabowo

Prabowo tiba di lokasi acara panen raya di Kantor Kecamatan Cilebar sekira pukul 11.13 WIB dengan menggunakan kendaraan produksi dalam negeri Pindad Maung MV3 Garuda Limousine.

Saat melintasi ditengah kerumunan warga, Prabowo keluar sunroof mobilnya. Terlihat Prabowo mengenakan pakaian safari berwarna krem.

Dari atas kendaraan, Presiden menyapa masyarakat dan para petani yang telah memadati lokasi acara.

Beberapakali, kendaraan yang membawa Prabowo terpaksa berhenti karena harus menyalami warga. Ada pula, anak kecil yang digendong dan dicium oleh Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Turut hadir Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Hediyati Soeharto, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hingga Bupati Karawang Aep Syaepuloh. (MAZ)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.