Kisah Penumpang KM Aksar Saputra di Pelabuhan Manado, Panik saat Kapal Dihantam Gelombang
January 07, 2026 09:22 PM

KM AKSAR SAPUTRA tujuan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara sempat ditunda keberangkatannya karena cuaca buruk di perairan Kota Manado, Sulawesi Utara.

‎Kapal tersebut dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Manado pada Selasa (6/1/2026), namun harus tertunda karena cuaca buruk.

Para penumpang harus menunggu didalam kapal saat ombak menerjang di area pelabuhan.

‎Nikson salah satu penumpang berbagi pengalamannya kepada Tribun Manado, Rabu (7/1/2026).

‎Melalui sambungan telepon ia bercerita.

Sejak pagi dirinya bersama rombongan keluarga sudah berada di area pelabuhan.

‎Sekitar pukul 10 pagi, ia sudah mengantri untuk membeli tiket.

‎"Kondisi cuaca waktu itu mendung dan cukup berangin," kata dia.

‎Nikson sebelumnya sempat akan naik kapal pada hari Minggu (4/1/2026), namun tak jadi karena ia terlambat tiba dipelabuhan.

‎Begitu mendapatkan tiket, ia langsung naik ke kapal dan memuat barang bawaan.

‎Saat itu kondisi laut sudah mulai bergelombang.

‎Pada siang hari, hujan dan angin mulai menerpa.

Gelombang laut juga mulai tinggi.

‎"Beberapa orang yang naik ke kapal mulai kesulitan, karena jembatannya goyang-goyang. Begitu juga buruh yang muat barang," ungkapnya.

‎Memasuki sore, ombak makin kencang.

Ia mengaku sudah tak berani keluar kapal.

‎Akhirnya pihak kapal melepas tangga dari pelabuhan karena kondisi gelombang makin ganas.

‎Ia sempat panik, karena situasi saat itu sangat bergelombang.

‎"Setelah kejadian itu, ada informasi kalau kita belum bisa berangkat karena kondisi cuaca buruk."

‎Ia mengaku tak bisa tidur sepanjang malam karena kapal yang oleng dihantam ombak.

‎Beberapa anak-anak bahkan sampai menangis didalam kapal karena kondisi tersebut.

‎Ada juga yang sampai muntah karena pusing.

‎Bahkan sejumlah penjual makanan pun terjebak dalam kapal, imbas ombak yang menghantam.

‎Akhirnya, KM Aksar Saputra bisa diijinkan berlayar pada Rabu (7/1) sekitar pukul 10 pagi.

‎Baginya itu merupakan pengalaman pertama yang dirasakan saat menaiki trasportasi jalur laut. 

‎Meski tertunda keberangkatan, ia bersyukur tidak terjadi hal buruk.

(TribunManado.co.id/Pet)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.