328 Sekolah di Jatim Ikuti Turnamen Mobile Legend di TP 3 Surabaya, Bang Bang Goes To School 2025
January 09, 2026 12:04 AM

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Atrium Tunjungan Plaza (TP) 3 Surabaya mendadak riuh oleh ratusan pelajar berseragam sekolah dasar. Namun, mereka bukan sedang melakukan studi banding biasa, melainkan tengah bertarung adu strategi dalam ajang Grand Tournament Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Goes To School 2025, Kamis (8/1/2026).

Pemandangan unik terlihat saat para siswa kelas IV hingga VI SD ini duduk serius menghadap gawai, didampingi langsung oleh guru olahraga dan pembina mereka. 

Turnamen ini menjadi bukti nyata bagaimana gim yang sering dianggap sekadar hiburan, kini bertransformasi menjadi sarana pendidikan karakter dan kerja sama tim yang terstruktur.

Kolaborasi Moonton Games dan Pemkot Surabaya

Inisiatif besar ini, merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan pengembang gim global, Moonton Games. 

Langkah tersebut, diambil sebagai respons atas tingginya minat gim di kalangan generasi alfa.

Kepala Bidang Pengembangan Ekosistem Gim Moonton Games, Erina Tan, menegaskan bahwa popularitas gim harus dibarengi dengan tanggung jawab moral untuk mengarahkan pemain muda ke jalur positif.

“Sudah menjadi tanggung jawab kami untuk mengarahkan mereka bermain secara sehat, terstruktur dan bermakna. Melalui pendampingan yang tepat dan kolaborasi erat dengan dunia pendidikan, gim bisa menjadi wadah belajar,” ujar Erina di Tunjungan Plaza, Surabaya, Kamis (8/1/2026).

Jawa Timur Jadi Pilot Project Nasional

Program ini tidak main-main. Hingga saat ini, MLBB Goes To School telah menjangkau 328 sekolah di wilayah Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Jombang, Kediri, Malang,hingga Mojokerto. 

Jawa Timur dipilih sebagai wilayah perintis (pilot project), karena kesiapan infrastruktur dan dukungan tenaga pengajar melalui program MLBB Teacher Ambassador.

"Fokus kami bukan semata mencetak pemain profesional, melainkan menanamkan soft skills seperti kepemimpinan, komunikasi dan berpikir strategis," tambah Erina.

TURNAMEN MOBILE LEGENDS - Para peserta Grand Tournament Mobile Legends: Bang Bang Goes To School 2025 yang digelar di Tunjungan Plaza Surabaya, Jawa Timur, Kamis (8/1/2026). Program ini melibatkan 328 sekolah di Jawa Timur sebagai pilot project, untuk mengarahkan minat gim pelajar ke arah positif melalui pendampingan guru.
TURNAMEN MOBILE LEGENDS - Para peserta Grand Tournament Mobile Legends: Bang Bang Goes To School 2025 yang digelar di Tunjungan Plaza Surabaya, Jawa Timur, Kamis (8/1/2026). Program ini melibatkan 328 sekolah di Jawa Timur sebagai pilot project, untuk mengarahkan minat gim pelajar ke arah positif melalui pendampingan guru. (Surya.co.id)

Dari Ruang Kelas ke Arena Kompetisi

Salah satu sekolah yang tampil menonjol adalah SDN Kalisari II Surabaya. Mereka menurunkan dua tim terbaiknya dalam kompetisi yang diikuti total 84 tim ini. 

Jatayu, pembina siswa SDN Kalisari II, menjelaskan bahwa persiapan dilakukan secara profesional layaknya kegiatan ekstrakurikuler.

“Siswa berlatih bersama di sekolah seusai jam pelajaran, sekitar satu sampai dua jam dengan pengawasan guru. Kami melakukan kualifikasi sesuai role (peran) masing-masing, mulai dari kemampuan hingga kecocokan dalam gim,” ungkap Jatayu.

Ia menambahkan, keterlibatan sekolah memastikan aktivitas bermain gim tetap seimbang dengan nilai pendidikan. 

Dengan target juara satu, para siswa diajarkan, bahwa untuk menang mereka membutuhkan disiplin dan koordinasi yang kuat, bukan sekadar ketangkasan jari.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.