SURYA.co.id, Surabaya - Persebaya Surabaya menghadapi dilema besar pada bursa transfer Januari 2026. Kedatangan dua pemain asing baru asal Brasil membuat skuad Bajol Ijo surplus hingga 12 pemain asing, sementara regulasi Super League hanya mengizinkan 11 nama terdaftar.
Seiring kedatangan Bernardo Tavares, Manajemen Persebaya mulai bergerak agresif di bursa transfer. Dua pemain Brasil langsung bergabung: Jefferson Silva dan Bruno Paraiba.
Jefferson mengisi posisi bek kiri. Bruno Paraiba datang sebagai gelandang tengah eksplosif.
Situasi ini menimbulkan ketegangan internal. Manajemen harus memilih siapa yang dikorbankan.
Jika melihat posisi dari pemain yang akan datang, Milos Raickovic jadi nama paling santer terancam.
Ia berposisi sebagai gelandang tengah, sama dengan Bruno Paraiba.
Statistik Bruno lebih ofensif dan eksplosif. Ia mencatat gol dan assist lebih tinggi di liga sebelumnya.
Baca juga: Bocoran Nilai Transfer Bruno Paraiba ke Persebaya Surabaya, Bak Dapat Durian Runtuh!
Informasinya Bruno lebih cocok dengan taktik transisi cepat ala Bernardo Tavares. Ia membutuhkan gelandang box-to-box yang agresif.
Berbeda dengan Milos yang dikenal sebagai penyeimbang lini tengah.
Duplikasi posisi membuat Milos rawan dicoret meski Milos nyaris menjadi pemain inti di tiap pertandingan Persebaya.
Bonek pun ikut menunggu kepastian nasibnya.
Walau demikian, posisi ini bisa jadi akan berbeda jika Tavares memposisikan Bruno Taraiba sebagai penyerang bukan sebagai gelandang atua pemain tengah.
Di lini belakang, Dime Dimov juga masuk daftar lampu kuning. Bek asal Makedonia Utara itu kalah bersaing di lini belakang yang ada saat ini.
Duet Risto Mitrevski dan Leo Lelis tampil konsisten. Begitupula dengan kehadiran Rachmat Irianto dan Koko Ari yang semakin baik.
Jika Jefferson Silva datang, maka posisi Dime Dimov bisa jadi tergusur.
Hingga saat ini Dime Dimov baru dimainkan sekitar 12 kali dari 16 pertandingan Persebaya.
Selain itu, dia juga sekali mendapat kartu kuning.
Meski nilai transfer Dime Dimov mencapai 6,08 Miliar di transfermark, Dimov bisa jadi korban pencoretan demi keseimbangan tim.
Baca juga: Duel Panas di Gelora Bung Tomo, Malut United On Fire Persebaya Surabaya Siap All Out
Kedatangan Tavares membawa perubahan arah transfer. Persebaya dipastikan akan lebih condong ke pemain Brasil dan Portugis.
Sebelumnya, Bajol Ijo banyak mengandalkan Balkan. Nama-nama seperti Raickovic, Dimov, dan Mitrevski jadi tulang punggung.
Kini, Tavares ingin membangun koneksi bahasa. Ia merasa pemain Brasil lebih cocok dengan filosofi agresifnya.
Bruno Paraiba akan jadi simbol perubahan itu. Statistiknya menunjukkan kontribusi ofensif yang menonjol.
Bonek menanti konsistensi tim di laga berikutnya. Malut United akan jadi ujian perdana di GBT.
=====
SURYA.co.id menghadirkan rekomendasi bacaan menarik yang tidak boleh Anda lewatkan, mulai dari update seputar klub kebanggaan Bonek: Persebaya Surabaya, isu strategis Surabaya, Gresik dan Sidoarjo, hingga peristiwa terkini dari jantung Jawa Timur.
Bergabung sekarang di Whatsapp Channel Harian Surya: Klik di sini untuk bergabung