Jadwal Seleksi Tamtama TNI AD 2026 Kapan Rilis? Ini Pantauan dari Situs Resmi Rekrutmen TNI AD
January 08, 2026 03:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kapan rekrutmen prajurit tamtama TNI Angkatan Darat (AD) dibuka?

Jawaban dari pertanyaan itu jadi informasi yang paling dicari saat ini memasuki awal tahun 2026.

Lantas kapan pembukaan rekrutmen tamtama TNI AD 2026?

Dilihat dari laman resmi rekrutmen TNI AD pada Rabu 7 Januari 2026, pihak penyelenggara masih belum merilis jadwal resmi penerimaan Tamtama Prajurit Khusus (PK) TNI AD gelombang 2026.

Meski begitu, diprediksi kalau rekrutmen Tamtama PK TNI AD 2026 bakal tetap diselenggarakan.

Calon peserta dari sekarang bisa mempersiapkan diri dengan mulai menyicil persyaratan umum yang hampir mirip dari edisi sebelumnya.

Persyaratan penerimaan Tamtama PK TNI AD 2025 dapat menjadi acuan.

Syarat Umum Penerimaan Tamtama PK TNI AD

Berikut persyaratan umum mengacu pada penerimaan Tamtama PK TNI AD Gelombang III TA 2025 dilansir dari Kompas.com:

  1.  Warga Negara Indonesia
  2.  Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menganut salah satu dari enam agama yang diakui di Indonesia atau penghayat kepercayaan
  3.  Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945
  4.  Berumur paling rendah 17 tahun 10 bulan dan paling tinggi 24 tahun 0 bulan pada saat buka pendidikan pada 11 Desember 2025
  5.  Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Republik Indonesia
  6.  Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata
  7.  Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Persyaratan Lain

  1.  Pria, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI
  2.  Berijazah minimal SMA/MA/SMK baik negeri atau swasta yang terakreditasi sesuai kebutuhan (berlaku Paket C)
  3.  Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan pertama sampai dengan 2 (dua) tahun setelah selesai Dikma
  4.  Memiliki tinggi badan minimal 158 cm dan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku
  5.  Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) minimal selama 10 (sepuluh) tahun
  6.  Bersedia membayar kembali 10 (sepuluh) kali lipat biaya yang telah dikeluarkan oleh negara menurut hukum dan peraturan yang berlaku apabila dengan kemauan sendiri menolak atau mengundurkan diri dari sebagian atau seluruh kegiatan penerimaan dan pendidikan pertama sampai dengan pengangkatan menjadi prajurit TNI
  7.  Bersedia ditempatkan dalam salah satu dari seluruh kecabangan yang ada di TNI AD serta bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
  8.  Harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi Administrasi, Kesehatan, Jasmani, Litpers dan Psikologi.

Persyaratan Tambahan

  1. Harus ada surat persetujuan orang tua/wali (dapat ditandatangani ibu kandung, apabila bapak kandung bekerja di luar daerah/Provinsi atau telah meninggal dunia/tidak diketahui keberadaannya dan ibu kandung tidak kawin lagi) dan selama proses penerimaan prajurit TNI AD orang tua/wali tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apa pun, kapan pun dan dimana pun
  2. Orang yang ditunjuk sebagai wali dari yang bersangkutan berdasarkan penetapan pengadilan dan telah diproses Disdukcapil
  3. Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud dan transkrip nilai yag sudah disesuaikan dengan regulasi negara Indonesia
  4. Tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik/bekas tindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan adat (harus disertai surat keterangan dari ketua adat/suku)
  5. Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung, apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma, jika pelanggaran tersebut ditemukan di kemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama. Bentuk Surat Pernyataan tidak melakukan penyuapan; 
  6. Memiliki kartu BPJS (Badan Peyelenggara Jaminan Sosial) atau KIS (Kartu Indonesia Sehat) aktif.

Jadwal Pendaftaran Tamtama PK TNI AD 2025

Jadwal pendaftaran Tamtama PK TNI AD 2025 dapat dijadikan acuan untuk tahun 2026 ini.

Berikut jadwalnya:

Gelombang I: 23 Desember 2024 – 29 Januari 2025

Gelombang III: mulai 11 September 2025 hingga kuota terpenuhi

Cara Pendaftaran Tamtama PK TNI AD

a. Daftar online melalui situs resmi: ad.rekrutmen-tni.mil.id.

b. Gunakan NIK dan nomor BPJS Kesehatan (satu NIK hanya bisa dipakai untuk satu jalur rekrutmen: Bintara atau Tamtama).

c. Cetak bukti pendaftaran online.

d. Datang ke Ajendam/Kodam terdekat untuk verifikasi berkas.

e. Ikuti tahapan seleksi: administrasi, kesehatan, jasmani, psikologi, dan wawancara.

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!


 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.