SURYA.CO.ID, GRESIK - Sebuah toko ban di jalan raya Menganti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik ludes dilalap api, Rabu (7/1/2026), sekitar pukul 18.45 WIB.
Toko ban yang berada di pinggir jalan raya itu rata dengan tanah,
Kebakaran itu membuat warga yang melintas dan pemilik bangunan di samping kanan dan kiri panik
Api diketahui salah satu warga yang tinggal disamping toko ban tersebut.
Usaha tambal ban tersebut milik warga bernama Agus. Sebanyak tiga mobil pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api.
"Dugaan sementara kebakaran terjadi dipicu oleh salah satu karyawan yang lupa sedang merebus jagung di dalam dapur bengkel tambal ban motor dan mobil," ujar Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, Rabu (7/1/2026).
Kebakaran yang berlangsung kurang dari satu jam, api pokok berhasil dipadamkan.
Petugas langsung melakukan pembasahan memastikan tidak ada titik api yang muncul.
Namun, barang-barang di dalam toko ban itu ludes dilalap api.
Hanya beberapa roda mobil yang berhasil diselamatkan. Usaha milik agung itu rata dengan tanah.
Bangunan dinding lantai dua di samping lokasi kebakaran terdapat bekas api warna hitam.
"Kerugian empat unit kendaraan bermotor dan sejumlah ban kendaraan terbakar," kata dia.
Sekitar pukul 20.30 situasi arus lalu lintas yang sempat padat merayap berlangsung terkendali.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik, Suyono mengatakan, proses pemadaman dibantu oleh Damkar Pos Menganti dan Damkar Lakarsantri, Surabaya.
Mobil dinas yang dikerahkan Pos menganti satu unit mobil Semprot.
Pos Driyorejo mengerahkan satu unit mobil semprot, satu unit mobil supply. Satu unit mobil semprot Damkar Kota Surabaya.
"Tidak ada korban jiwa maupun korban luka, kerugian ditaksir Rp 500 juta," ujarnya.