Sinkhole Misterius Muncul di Sumbar, Pakar Sebut Ada Faktor Siklon Senyar
GH News January 08, 2026 01:08 PM
Jakarta -

Sebuah sinkhole misterius muncul di wilayah Sumatera Barat. Pakar UGM mengatakan fenomena ini berkaitan dengan Siklon Senyar.

Sinkhole adalah lubang amblas seperti piring yang terbentuk akibatterkikisnya lapisan batuan di bawahnya yang digunakan untuk menyangga material di permukaan.

Sinkhole terbaru muncul secara tiba-tiba pada Jumat (4/1) di kawasan persawahan Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Diameter lubang ini tercatat lebih dari 10 meter, tetapi berpotensi meluas dan semakin dalam.

Dosen Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Wahyu Wilopo menuturkan fenomena ini terjadi akibat kombinasi faktor geologi seperti pelarutan batu gamping, erosi material lapuk, dan curah hujan tinggi. Tak hanya itu, ada juga peran dari Siklon Senyar

Siklon Senyar Sebakan Sinkhole di Sumbar

Menurut Prof Wahyu, Siklon Senyar yang terjadi pada akhir November 2025 memicu curah hujan melimpah. Fenomena ini turut mendorong terbentuknya sinkhole.

"Kita ketahui bersama di daerah Sumatera Barat terdiri dari beberapa satuan batuan, salah satunya gamping, dan adanya siklon Senyar yang bisa memicu terjadinya sinkhole," ujarnya dalam laman UGM dikutip Kamis (8/1/2026). Sinkhole tidak muncul di semua jenis tanah, melainkan lebih sering terjadi di wilayah geologi tertentu seperti karst (batu gamping/kapur), tanah berongga, atau wilayah dengan aktivitas manusia yang mempercepat pelarutan dan erosi. Ia menyebutkan, di kawasan karst, air hujan bisa melarutkan batuan yang membentuk rongga bawah tanah.

Sedangkan di tanah berongga, dapat diakibatkan oleh gua alami maupun kegiatan tambang. Ia menambahkan wilayah dengan material vulkanik lapuk mengakibatkan mudah erosi hingga rentan ambles.

"Ada pula yang terjadi ini dapat karena daerah eksploitasi air tanah berlebihan sehingga menurunkan muka air tanah, memperbesar rongga, dan melemahnya struktur tanah hingga sinkhole," tuturnya.

Bahaya Sinkhole

Selain mengubah topografi yang awalnya kawasan pertanian, sinkhole dapat merusak ekosistem flora-fauna sekitar. Menurutnya, fenomena ini juga membuat limbah maupun material berbahaya masuk dan mencemari air melalui sungai bawah tanah.

Karakter sinkhole yang dapat muncul tanpa peringatan juga mengancam keselamatan jiwa. Selain itu, rusaknya infrastruktur turut mengganggu aktivitas dan siklus ekonomi lokal.

"Ini juga memunculkan rasa cemas dan trauma bagi masyarakat yangterdampak,"ungkapnya.

Cara Mengatasi Sinkhole

Menurut Wahyu, penanganan sinkhole bukan hanya tentang menutup lubang, tetapi juga mengelola air, memperkuat tanah, dan melibatkan masyarakat dalam kewaspadaan.

Setelah proses evakuasi warga, Wahyu menyarankan adanya survei geologi dan geofisika dilakukan untuk identifikasi kedalaman lubang baik dengan geolistrik, seismik, dan ground penetrating radar (GPR).

Nikita Rosa
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.