TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Hujan deras melanda wilayah Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat seharian, Kamis (8/1/2025).
Akibatnya, kandang ternak milik Dayah (27) warga Dusun Balata Tomene, Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo terendam.
Kandang berukuran lebar 12 meter dan panjang 18 meter ini dihuni dua jenis ternak yaitu mentok dan ayam.
Seluruh area kandang digenangi air luapan parit.
Baca juga: Total 1.842 Wanita di Sulbar Memilih Menjanda di Tahun 2025, Ada 1.359 Istri Gugat Suaminya
Baca juga: Belum Ada Bantuan, Warga Pangiang Pasangkayu Bersihkan Longsor Pakai Pacul, 9 Dusun Terisolir
Dayah mengatakan, ternaknya berjumlah 120 ekor, bebek entok 20 sementara ayam 100 ekor.
Menurutnya, semenjak hujan mengguyur dini hari hingga pukul 11.30 Wita air parit meluap memasuki kandang umbarannya.
Tinggi air di kandangnya bervariatif, mulai setinggi betis orang dewasa hingga mata kaki.
Sehingga, ternaknya harus mencari dataran yang masih nampak atau tidak tergenang.
"Kalau ayam naik ke dahan pohon, sementara entok tetap di bawah," ucap Dayah menunjukkan kondisi kandangnya, ditemui di area kandang, Dusun Balata Tomene, Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo, Kamis (8/1/2025).
Ia mengatakan, beberapa hari terakhir hujan terus mengguyur Topoyo, sehingga ternaknya rentan terserang penyakit.
Dirinya juga membeberkan, sejak musim penghujan sekitar 16 ekor ayamnya mati.
"Mungkin karena kedinginan," tebaknya sembari memperlihatkan bangkai ayamnya.
Ia sudah memberi ternaknya obat antibiotik dan peningkat stamina ternak, namun masih saja ada mati.
Olehnya itu, ia berharap cuaca kembali membaik sehingga ternaknya tidak terserang penyakit. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Sandi