TRIBUNNEWS.COM - Perseteruan Antonio Conte dengan Cristian Chivu memasuki babak baru setelah hasil pertandingan giornata 19 dan jelang duel kedua pelatih akhir pekan ini antara Inter Milan kontra Napoli di San Siro, Senin (12/1/2026).
Beberapa waktu lalu pernah terlontar dari mulut Chivu soal komentarnya yang tidak memperdulikan apapun pendapat Antonio Conte.
Conte kemudian menjawab, ia tidak merasa menyudutkan Chivu. Ia justru melemparkan pujian terhadap Inter, dan dua tim Italia lainnya yang menjadi favorit juara Liga Italia musim ini.
"Saya tidak mengatakan sesuatu yang aneh, saya hanya memuji Inter, Milan, dan Juventus," kata Conte dikutip dari Calcio Mercato.
"Saya tidak mengatakan sesuatu yang negatif, saya hanya mengingat sejarah ketiga klub top ini," sambungnya.
Mantan pelatih Juventus dan Chelsea itu merasa, ini hanya ulah media Italia saja yang membesar-besarkan masalah yang seharusnya tidak terjadi, dan tidak ia rasakan di Inggris sebelumnya.
"Jika saya mengomentari sesuatu tentang wasit, akan ada kehebohan besar, tetapi jika orang lain melakukannya, tidak ada apa-apa," ungkapnya.
"Saya mengerti saya adalah tokoh media, tetapi hanya terjadi pada saya di Italia, bukan di Inggris," jelasnya.
Pada giornata 19 tadi malam, Kamis (8/1), Napoli ditahan imbang oleh Verona 2-2.
Tim asuhan Antonio Conte tertinggal dua gol lebih dulu dari Verona sebelum McTominay dan Di Lorenzo mencetak gol balasan dalam 45 menit kedua.
Baca juga: Ogah Bernasib Sama Seperti Musim Lalu, Conte Pilih Tutup Rapat Bahasan Transfer Musim Dingin Napoli
Di tempat yang berbeda, Inter sukses mengalahkan tuan rumah Parma dengan skor meyakinkan 2-0 sekaligus membawa Nerazzurri kukuh di puncak klasemen Liga Italia, terpaut empat angka dengan Napoli.
Usai kemenangan atas Parma, tidak banyak kata yang terlontar dari Chivu soal Antonio Conte, ia justru lebih melihat pertandingan akhir pekan ini melawan Napoli.
Ya, laga besar, grande partita Serie A yang mungkin bisa merubah arah jalan persaingan Scudetto musim ini.
Meski Inter punya keunggulan empat poin, Napoli bukan berarti hilang kesempatan, begitu juga dengan AC Milan yang berada di antara mereka di klasemen.
"Statistik dan angka memang bagus untuk dibaca, tetapi yang terpenting adalah rasa lapar dan ambisi yang ditunjukkan di lapangan," kata Chivu.
"Serie A tidak mudah, tidak ada yang bisa diremehkan, bahaya selalu mengintai di setiap sudut," tegasnya.
Inter Milan belum pernah kalah dalam enam pertandingan Liga Italia di San Siro atas Napoli.
Tapi dalam dua laga terakhir, kedua tim hanya mampu bermain imbang 1-1.
Pertemuan pertama musim ini di Stadio Armando Maradona, Partenopei unggul 3-1 atas Nerazzurri.
"Kami tahu kami menghadapi tim kuat yang telah bermain di dua final Liga Champions dalam dua tahun," beber Conte.
"Kami akan pergi ke sana dengan keinginan dan tekad, selalu berusaha memberikan yang terbaik," harap Conte saat melawan Inter nanti.




















(Tribunnews.com/Sina)