Tak Kunjung Pulang, Dua Nelayan Asal Tanjab Barat Jambi Dilaporkan Hilang di Perairan Mendahara
January 08, 2026 07:48 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dua nelayan udang asal Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Hingga Kamis (8/1/2026), keduanya belum kembali ke darat dan masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi, kedua nelayan tersebut berangkat melaut pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca juga: Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 Halaman 182 dan 183, Cerita Nelayan yang Menggunakan Bom

Mereka dijadwalkan kembali ke darat pada hari yang sama sekitar pukul 17.00 WIB. Namun hingga malam hari, keduanya tak kunjung pulang.

Upaya keluarga untuk menghubungi korban juga tidak membuahkan hasil.

Kekhawatiran keluarga semakin bertambah hingga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Jambi pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Lokasi terakhir kedua nelayan diduga berada di perairan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

"Jarak lokasi tersebut sekitar 18,65 nautical mile dari Unit Siaga SAR Kuala Tungkal," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi, Adah Sudarsa.

Baca juga: Skandal Solar Nelayan di Tanjab Timur Jambi, Tiga Orang Jadi Tersangka

Saat kejadian, kondisi cuaca di wilayah perairan dilaporkan hujan ringan.

“Setelah menerima laporan dari keluarga korban, kami segera mengerahkan satu SRU dengan enam personel dari Unit Siaga SAR Kuala Tungkal menuju lokasi kejadian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pencarian difokuskan pada area sekitar titik terakhir korban diduga melaut serta wilayah perairan yang berpotensi dilalui arus.

“Pencarian dilakukan dengan penyisiran menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dan peralatan navigasi. Kami juga berkoordinasi dengan unsur terkait untuk memperluas area pencarian,” katanya.

Hingga Kamis sore, dua nelayan yang masih dalam pencarian masing-masing bernama M. Yunani (64) dan Junaidi (27).

Keduanya merupakan warga Jalan Bina Karya Barat, Kelurahan Tungkal II, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Basarnas Jambi mengimbau kepada para nelayan dan masyarakat pesisir agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut serta melengkapi diri dengan alat keselamatan dan sarana komunikasi untuk mengantisipasi kejadian darurat di perairan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.