BATAM, TRIBUNBATAM.id - Harga beras premium di Batam masih mengalami kenaikan. Terbaru, harga beras sudah menyentuh Harga Eceran Tertinggi (HET).
Kenaikan harga beras premium ini terjadi hampir di seluruh pasar tradisional hingga modern di Batam.
Pantauan Tribunbatam.id di Pasar Summerland Nongsa, Kamis (8/1/2026), beberapa pedagang retail sembako telah menaikkan harga beras untuk semua merek premium dan platinum.
Untuk beras premium jenis Harumas dan Anak Ajaib, Horas, Minang Raya, Dunia Kijang dan Ayam Pulen menyentuh titik HET Rp15.400.
"Harga beras sejak Desember naik terus, sudah lima kali naik. Misalnya Harumas, Anak Ajaib, dari semula Rp14 ribuan per kg, sekarang sudah paling mahal, sudah HET. Gak bisa naik lagi," ujar seorang pedagang toko sembako, Syukri.
Diakuinya, sejumlah pedagang telah mengeluhkan kenaikan harga beras dalam beberapa pekan terakhir.
"Kami hanya menghabiskan stok saja lagi ini. Kalau belanja beras sekarang sudah pasti kami akan jual di atas HET, kalau tidak kami tak untung. Karena dari distributor kami sudah dapat harga HET," katanya.
Syukri lantas meminta pemerintah menaikkan HET beras. Sebab, jika mereka menjual di atas HET, akan melanggar aturan yang ditetapkan pemerintah. Di sisi lain, pedagang hanya menggantungkan hidup lewat pendapatan berjualan.
"Paling solusinya pemerintah naikkan HET. Karena kalau kami jual di atas HET nanti kena pelanggaran, sementara kami tak untung lagi jual di harga HET," katanya.
Tidak hanya toko Syukri, di toko sembako lainnya, harga beras premium juga naik, dan stok lama mulai menipis.
Selain di toko tradisional, toko modern seperti swalayan juga turut menaikkan harga beras. Misalnya di Swalayan Halima Summerland.
Per hari ini, supermarket ini menjual beras merek Harumas Rp15.200 per kg, merek Anak Ajaib Rp15.200, merek Ayam Pelung Rp13.800 per kg, dan Dunia Kijang Rp15.000 per kg.
"Harga hari ini, mungkin besok sudah naik lagi. Stok sudah menipis. Kami sudah kirim orderan lagi untuk diantar," ujar Manager Swalayan Halima, Faisal.
Ia menyebut, kenaikan harga beras terjadi untuk semua merek, baik premium maupun platinum.
"Harga paling tinggi, kami dapat menjual beras premium di batas HET Rp15.400. Kenaikan katanya dipicu stok mulai tipis," katanya.
Dari seluruh jenis barang dagangan swalayan, Faisal mengaku kenaikan hanya terjadi pada beras. Berbeda dengan gula, justru mengalami penurusan walau cuma Rp200 per kg. (TribunBatam.id/bereslumbantobing)