Profil 4 Atlet Muda Indonesia yang Berprestasi di Dunia Berkuda
January 09, 2026 10:14 AM

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dalam dunia berkuda ada beragam tujuan yang bisa dicapai.

Sebagian mungkin hanya untuk memuaskan hobi, kesehatan, atau hanya sekedar pilihan wisata.

Namun, bagi beberapa penghobi yang mendalami olahraga ini akan bertujuan untuk mencari prestasi di kompetisi.

Olahraga ini juga sangat terbuka bagi kalangan usia dari yang muda hingga yang sudah berumur masih terus menjalani olahraga ini.

Beberapa atlet muda berbakat juga seringkali ditemukan dalam kompetisi nasional hingga internasional. 

Di Indonesia sudah banyak muncul atlet-atlet muda yang sudah banyak berprestasi di dalam dan luar negeri.

Berikut beberapa profil para penunggang kuda muda yang sudah memiliki prestasi pada berbagai disiplin cabang kompetisi berkuda: 

Rayyan Abdulkarim Ardianto

rayyan abdulkarim ardianto berkuda
Rayyan Abdul Karim Ardianto ketika menjadi Overall Winner 2 sebagai perwakilan tim beregu Indonesia. (Instagram @rayyan_arabica)

Merupakan siswa binaan Wening Academy Student, lembaga pelatihan panahan berkuda yang berbasis di Bogor.

Aktif menekuni olahraga panahan berkuda sejak usia muda dan menunjukkan perkembangan teknik yang pesat.

Raih banyak emas di International Horseback Archery Championship 2025 di Hungaria, membawa Indonesia jadi juara umum.

  • Nama lengkap: Rayyan Abdul Karim Ardianto
  • Usia: 14 tahun
  • Asal: Bogor, Jawa Barat, Indonesia
  • Cabang olahraga: Horseback Archery (Panahan Berkuda)
  • Torehan Prestasi:
    • Peraih medali emas ajang International Horseback Archery Championship 2025, Mengungguli pesaing dari Inggris, Max Brodie-Greer (105,03 poin).
    • Berprestasi pada Masangmuye International Championship 2024, diikuti 9 negara dengan total 49 peserta.
    • Kontribusi untuk Indonesian Equestrian Archery (IEA), Total tim Indonesia: 4 emas, 4 perak, 1 perunggu, Prestasi pribadi Rayyan: 2 medali emas dan 1 perak.

Arsa Wening Arrosyad

arsa wening berkuda
Arsa Wening Arrosyad ketika berkompetisi di Nomad Combat Track 2025 Hungaria. (Instagram @arsawening

Arsa Wening Arrosyad adalah atlet panahan berkuda yang hebat dari Indonesia.

Dia mulai berlatih secara penuh sejak tahun 2019.

Alumnus Maghfirah Islamic Leadership Boarding School (MilBos) ini menunjukkan bakat yang luar biasa dengan menjuarai kompetisi pertamanya di Padang hingga meraih gelar Juara Umum di Rusia pada tahun 2023.

Hingga Mei 2025, Arsa adalah yang terbaik di Asia dan membantu mengembangkan olahraga di Indonesia dengan mendirikan Akademi Wening dan Dzhigitovka.

  • Nama Lengkap: Arsa Wening Arrosyad
  • Usia: Lahir 18 Agustus 2006, 17 Tahun
  • Asal: Depok, Jawa Barat
  • Cabang Olahraga: Horseback Archery (Panahan Berkuda)
  • Torehan Prestasi:
    • Juara Umum International Horseback Archery 2023 di Rusia (mengungguli peserta dari berbagai negara).
    • Meraih medali perak di 11th International Mounted Archery Games Grunwald 2022 di Polandia.
    • Juara Umum "St George Cup 2023" di Rusia.
    • Peringkat 3 Asian Horseback Archery Competition 2024 di Kazakhstan.
    • Meraih piala bergengsi ALFARES TROPHY dari Qatar sebagai inspirasi dunia panahan berkuda.
    • International Horseback Archery Championship 2025, menembus 6 besar dunia di level bintang 4.

Baca juga: Ingin Pacu Adrenalin dengan Hobi Berkuda? Cek Starter Pack Wajib Ini!

Nusrtdinov Zayan Fatih (Dinov)

Nusrtdinov Zayan Fatih berkuda
Nusrtdinov Zayan Fatih ketika berkompetisi di Equinara Horse Sports. (Instagram @nusrtdinov.zayan)

Nusrtdinov Zayan Fatih (Dinov) lahir pada tanggal 22 April 2010 dan adalah atlet berkuda ketangkasan muda dan berbakat dari DNV Equestrian. 

Dia mulai berkompetisi sejak usia 8 tahun. Selama tur kompetisi Eropa di Belanda, Belgia, dan Jerman, siswa dari British School Jakarta ini telah mencetak sejarah sebagai peraih medali emas termuda pada PON XXI 2024. Mereka juga mengumpulkan 12 medali. 

Setelah menjuarai Piala Presiden pada tahun 2025, Dinov sekarang menjadi harapan utama bagi Indonesia untuk berkompetisi di kompetisi internasional. 

Target utamanya adalah menembus Dakar Youth Olympic Games 2026 dan mencapai Olimpiade dalam jangka panjang.

  • Nama Lengkap: Nusrtdinov Zayan Fatih
  • Usia: Lahir pada 22 April 2010, 15 Tahun
  • Asal: Berasal dari Indonesia, dan dalam kompetisi PON XXI 2024, ia mewakili kontingen Sumatera Utara.
  • Cabang Olahraga: Berkuda (Equestrian), khususnya di nomor show jumping.
  • Torehan Prestasi:
    • Piala Presiden Aragon Merdeka Master 2025 (Agustus 2025): Juara kelas Piala Presiden SJ 120 cm Open (bersama kuda Lenneke) dan juara kelas SJ 130 cm Open (bersama kuda Sire Darco D'Athena Z).
    • PON 2024 (September 2024): Meraih medali emas di nomor show jumping 100-110 cm individual U-21, menjadi atlet termuda di cabang ini. 
    • Tur Eropa (Desember 2022 - Januari 2023): Meraih 12 medali, termasuk 3 emas, di Belanda dan Belgia, serta berpartisipasi di kejuaraan internasional pertamanya di Belgia.
    • President Challenge Cup Malaysia (Mei 2024): Memenangkan banyak medali dan menjadi atlet Indonesia termuda yang bertanding di kelas profesional (CSI1* 120 cm) pada usia 12 tahun (2022).

Muhammad Akbar Kurniawan

Muhammad Akbar Kurniawan
Muhammad Akbar Kurniawan ketika berkompetisi dengan kuda-kudanya Braveheart, Puaro, dan Lady Zentola. (Instagram @makbar_kurniawan)

Muhammad Akbar Kurniawan, juga dikenal sebagai Aan, adalah seorang atlet berkuda ketangkasan berprestasi yang berasal dari DKI Jakarta dan bergabung dengan Kurnia Stable. 

Dia adalah spesialis dalam disiplin lompat rintangan. putra dari pasangan Fatchul Anas dan Ernawati Yuhana ini telah meniti karier yang cemerlang sejak usia muda. 

Dia telah menjuarai kompetisi nasional seperti Equestrian Champions League (ECL) dan kompetisi internasional di Hong Kong dan Jerman. 

Setelah memenangkan gelar juara pertama di kelas CSI1 120 cm di ajang bergengsi Toscana Tour 2025 di Italia, dia menjadi salah satu pemain berkuda terbaik di dunia pada tahun 2026.

  • Nama Lengkap: Muhammad Akbar Kurniawan
  • Usia: Lahir 20 Februari 2004, 20 Tahun
  • Asal: Jakarta Utara, DKI Jakarta
  • Cabang Olahraga: Berkuda (Equestrian), khususnya di nomor show jumping.
  • Torehan Prestasi:
    • Juara CSI1 120cm Toscana Tour 2025: Pada April 2025, ia meraih juara pertama dalam kelas CSI1 120cm di ajang bergengsi Toscana Tour yang berlangsung di Toscana, Italia. Ia berhasil mengalahkan sejumlah atlet unggulan dari Eropa.
    • Juara 1 FEI Jumping World Cup Qualifier 1 (2022): Menjadi juara pertama dalam kualifikasi Piala Dunia FEI Jumping yang diselenggarakan di Jakarta.
    • Prestasi di Jerman (2022): Meraih medali emas pada nomor 19 Springprüfung Kl.L di kejuaraan Aachen - Soers, serta medali perak di kejuaraan CRS Erkrath - Unlenhof.
    • Juara Umum Equestrian Champions League (ECL) 2020: Meraih gelar juara umum setelah memenangkan 7 medali emas dari 9 kelas yang diikuti.
    • Medali Emas Longines Masters (2019): Meraih medali emas pada ajang Asian Junior Challenge di Hong Kong.
    • Golden Award Siwo PWI (2020): Terpilih sebagai Atlet Harapan Putra versi Golden Award Siwo PWI Pusat atas konsistensi prestasinya.
    • Terdaftar sebagai atlet berkuda profesional di FEI (Fédération Équestre Internationale).

Masa depan dunia berkuda semakin membaik, kompetisinya mulai ramai diminati di Indonesia.

Kehadiran atlet-atlet muda ini juga bisa dijadikan sebuah motivasi bagi para anak muda berbakat dalam bidang apapun.

Jika bakat di imbangi dengan adanya disiplin latihan, maka prestasi-prestasi tersebut akan datang dengan sendirinya. (MG Romadhon)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.