Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Bupati Lombok Timur Haerul Warisin secara tegas menyatakan bakal memecat Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa (Kades) nakal.
Iron panggilan akrabnya mengungkapkan jika ada Pjs Kades yang melakukan penyimpangan dana desa maka akan dicopot.
"Iya, dan saya berhentikan dia ya, dan langsung saya berhentikan dia, tapi tetap dikejar, karena masalah uang rakyat ini," tegas Iron pada Kamis (8/1/2026) sore.
Iron menyampaikan Pjs yang terbukti melakukan penyimpangan anggaran desa, ia bakal langsung meminta kepada Inspektorat lakukan pemeriksaan dan penagihan.
"Jadi begini, saya sudah bilang untuk desa-desa yang di bawah kewenangan saya. Saya langsung minta kepada Inspektorat lakukan pemeriksaan dan penagihan kalau mereka sudah mengambil uang rakyat di situ," ujarnya.
Baca juga: Lombok Timur Usul Dana Desa dan Fasilitas Publik Bisa Dipakai untuk KMP
Iron berencana ke depan akan membuat Peraturan Bupati (Perbup) dalam rangka transparansi dana desa.
"Jadi kalau sekarang ini kan kosong hukumnya di situ, jadi nanti kita buat perbup nya," jelas Iron.
Ia mengakui sejumlah LSM saat menyampaikan aspirasinya akan dikroscek kebenarannya.
Menurutnya, Kades seharusnya membuat perencanaan yang matang sebelum pelaksanaan.
"Tapi kebanyakan kades itu dia buat perencanaan. Begitu berencana belum dikerjakan uang sudah diambil. Ini dari mana prinsipnya, bagaimana prinsip itu gak ada yang begitu," urainya.
Iron mendukung penuh masyarakat yang berdemonstrasi agar pemerintah desa itu lebih terkontrol dan transparan menggunakan anggaran desa.
"Kan demo itu bagian daripada mengkritisi, memperbaiki. Silakan saja, ya saya silakan masyarakat. Tapi dengan cara yang santun," pungkasnya.
(*)