TRIBUNKALTIM.CO - Laga sarat gengsi akan tersaji pada lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 saat Persiba Balikpapan menjamu Persipura Jayapura.
Pertandingan dua tim dengan sejarah panjang di sepak bola nasional ini diprediksi berlangsung ketat, mengingat kedua kesebelasan sama-sama membawa misi penting dalam persaingan kompetisi kasta kedua Indonesia tersebut.
Laga Persiba Balikpapan vs Persipura, di pekan ke-15 Championship, digelar di Stadion Batakan, Senin (12/1/2026), pukul 19.00 WIB.
Persiba Balikpapan sebagai tuan rumah bertekad memaksimalkan keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri.
Baca juga: Nasib Persiba Balikpapan di Ujung Tanduk, 4 Laga Jadi Penentu Bertahan di Liga Championship
Sementara Persipura Jayapura datang dengan reputasi sebagai salah satu tim paling berpengalaman di Tanah Air, sekaligus membawa ambisi besar untuk kembali ke level tertinggi sepak bola nasional.
Pertandingan ini diperkirakan akan ditentukan oleh duel di lini tengah.
Persiba Balikpapan harus mampu meredam dominasi gelandang Persipura agar tidak kehilangan kendali permainan.
Intensitas pressing dan disiplin dalam bertahan menjadi kunci bagi tuan rumah untuk mengimbangi permainan tim tamu.
Baca juga: Pelatih Persipura Minta Tambahan Pemain Baru Jelang Laga Lawan Persiba Balikpapan
Sebaliknya, Persipura perlu mewaspadai kecepatan pemain sayap Persiba Balikpapan yang kerap menjadi pembeda.
Jika lengah, serangan balik cepat Persiba Balikpapan bisa menjadi ancaman serius bagi pertahanan Persipura.
Faktor stamina juga akan memainkan peran penting, mengingat tempo pertandingan diprediksi tinggi sejak menit awal.
Tim yang mampu menjaga konsentrasi hingga akhir laga memiliki peluang lebih besar untuk meraih hasil maksimal.
Baca juga: Ujian Berat Beruang Madu, Persiba Balikpapan Tantang Persipura di Stadion Batakan 12 Januari 2026
Persiba Balikpapan di Pegadaian Championship League musim ini berada dalam situasi genting.
Hingga pekan ke-14, tim berjuluk Beruang Madu tersebut masih tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara Grup B dengan koleksi 11 poin dari 14 pertandingan, posisi yang dinilai rawan terseret ke zona degradasi jika gagal memaksimalkan sisa laga.
Jelas, posisi Skuad asuhan M. Nasuha itu dianggap rawan terseret ke jurang degradasi.
Baca juga: 4 Laga Terakhir Persiba Balikpapan di Championship, Beruang Madu Hanya Unggul 5 Poin dari Juru Kunci
Performa tim belum kembali ke bentuk terbaiknya, bahkan Persiba mencatat tujuh kekalahan beruntun dan belum meraih kemenangan pada putaran kedua.
Situasi ini membuat tekanan kian besar jelang rangkaian pertandingan krusial.
Ujian terdekat datang saat Persiba menjamu Persipura Jayapura di Stadion Batakan.
Laga tersebut menjadi pembuka dari empat pertandingan hidup-mati yang akan menentukan nasib Persiba di kasta kedua sepak bola nasional.
Baca juga: Live Streaming Persela vs Persiba Balikpapan di Championship dan Live Score, Siapa Menang?
Secara realistis, ambang aman bertahan di kompetisi ini diperkirakan berada di kisaran 15–17 poin.
Artinya, Persiba wajib mengamankan minimal 5-6 poin dari empat laga tersisa idealnya dua kemenangan jika ingin memastikan diri tetap bertahan.
Hingga kini, catatan Persiba menunjukkan 3 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 9 kekalahan, dengan produktivitas 13 gol serta kebobolan 23 gol.
Lini pertahanan menjadi sorotan utama karena termasuk yang terburuk di Grup B. Kesalahan elementer seperti pelanggaran berujung penalti dan lemahnya antisipasi second ball kerap merugikan tim.
Baca juga: Pelatih Persipura Minta Tambahan Pemain Baru Jelang Laga Lawan Persiba Balikpapan
Di bawah Persiba, Persiku Kudus dan PSIS Semarang sama-sama mengoleksi 8 poin, sementara zona degradasi langsung dihuni Persipal Palu dengan 6 poin.
Selisih tipis ini membuat setiap poin bernilai krusial.
Setelah menghadapi Persipura, Persiba akan bertemu Persiku Kudus (18/1/2026), Barito Putra (24/1/2026), dan Deltras Sidoarjo (31/1/2026).
Tiga dari empat laga tersebut akan digelar di Batakan, sebuah keuntungan yang diharapkan dapat dimaksimalkan dukungan suporter.
Baca juga: Penyelesaian Akhir Jadi Penyebab Persiba Balikpapan Alami Kekalahan Lawan Persela Lamongan
Catatan putaran pertama menjadi alarm.
Persiba kalah 0-1 dari Persipura, tumbang 0-3 dari Barito Putra, dan hanya bermain imbang 1-1 melawan Deltras.
Satu-satunya clean sheet musim ini diraih saat menang 3-0 atas Persiku Kudus pada Oktober lalu yang juga menjadi kemenangan terakhir sebelum puasa poin.
Pelatih M. Nasuha menegaskan timnya melakukan evaluasi menyeluruh.
Baca juga: Persiba Balikpapan di Bawah Tekanan, Dwi Geno Janji Tampil Habis-habisan
“Yang pasti kami lakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari lini belakang, suplai bola ke depan hingga finishing,” ujarnya.
Sorotan utama juga tertuju pada lini pertahanan yang sudah 23 kali kebobolan, termasuk yang terburuk di Grup B.
Berbagai skema telah dicoba empat bek maupun tiga bek dengan bantuan sayap namun kesalahan elementer seperti pelanggaran berujung penalti dan antisipasi second ball masih menjadi pekerjaan rumah.
“Ini menjadi catatan kami menghadapi empat laga mendatang. Kami berharap bisa belajar agar kesalahan itu tidak terulang,” tandas Nasuha.
Empat pertandingan ke depan akan menentukan segalanya. Jika gagal memaksimalkan laga kandang, Persiba berisiko kian terjepit.
Namun jika mampu bangkit dan memetik poin krusial, peluang bertahan masih terbuka. Kini, setiap menit di lapangan adalah penentu nasib Beruang Madu. (*)