TRIBUNNEWS.COM - Keputusan kiper terbaik MLS musim lalu, Dayne St. Clair pindah ke Inter Miami ternyata tak hanya soal faktor Lionel Messi saja.
St. Clair bak keluar dari sangkar setelah hengkang dari Minnesota United yang ia bela sejak 2020 silam.
Ia lama berada di sana lantaran Minnesota adalah tim yang memilihnya melalui sistem draft pick yang memang menjadi salah satu metode perekrutan pemain di Liga Amerika Serikat.
Dirinya selalu memberikan memperpanjang kontrak dengan tim tersebut saat masa pengabdiannya mendekati paripurna.
Namun situasinya berbeda ketika dirinya berada di akhir kontraknya pada 2025 lalu.
Baca juga: 4 Pergerakan Inter Miami Cari Rekan untuk Messi, Tim Rival Sampai Bikin Klarifikasi
Ia mengaku mendengarkan banyak tawaran yang masuk, termasuk dari Minnesota sendiri.
Namun akhirnya St. Clair memilih menuju Inter Miami.
Ia mengakui keberadaan Lionel Messi ikut menjadi titik tumpu dirinya menerima pinangan The Herons.
"Bermain bersama dengan Messi? Jika Anda bertanya bertahun-tahun lalu apakah ia mungkin bermain di MLS, saya akan menjawab tidak mungkin," kata St Clair dikutip dari Inter Miami News Hub.
"Saya tidak sabar menantikan itu dan bergabung bersama teman-teman lainnya," sambungnya.
Namun bukan faktor Messi saja yang membuat dirinya bergabung dengan Inter Miami.
St. Clair mempertimbangkan juga Piala Dunia 2026 sebagai pemicu.
Ia sadar pindah ke Inter Miami dengan suasana tim yang super kompetitif akan membuat dirinya semakin membaik secara kualitias.
Hal itu pernah ia diskusikan dengan pelatih Timnas Kanada saat ini, Jesse Marsch.
Ia mulanya bertanya soal kemungkinan dirinya menjadi penjaga gawang utama Kanada suatu saat nanti.
Marsch pun memberikan masukan agar dirinya meningkatkan kondisi dan kemampuan lewat keputusan apapun yang diambil terkait kariernya.
"Marsch berkata, tentu saja pergi ke Miami akan memberikan lebih banyak tekanan, bermain di kompetisi seperti CONCACAF Champions Cup dan sebagainya," ungkapnya dikutip dari ESPN.
"Kau bisa mendapatkan kompetisi yang lebih baik di sana dan menit bemain luar biasa."
"Bermain di Piala Dunia akan menjadi tambahan yang luar biasa," kata Marsch
St. Clair pun semakin yakin dengan keputusannya memilih Inter Miami.
"Ambisi untuk memenangi trofi, itulah yang membuat saya terdorong ke sana," papar kiper berusia 28 tahun ini.
"Bermain bagi tim tingkat global dan mendapatkan tekanan besar, itu akan membantu saya berkembang lebih jauh lagi," lanjutnya.
Saat ini, posisi penjaga gawang di Timnas Kanada masih dinamis.
Ada beberapa opsi yang kerap dipilih pelatih Marsch dalam beberapa pertandingan terakhir.
Selain Dayne St. Clair, ada juga Maxime Crepeau yang juga kerap dipasang di bawah mistar gawang.
(Tribunnews.com/Guruh)