TRIBUN-MEDAN.COM, TAPANULI SELATAN-Upaya pemulihan pascabanjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Batang Toru masih berlangsung.
Di Desa Huta Godang, personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara kembali turun tangan melanjutkan kerja bakti kemanusiaan, Rabu (7/1/2026).
Fokus utama kegiatan kali ini adalah pembersihan rumah warga yang terdampak material banjir bandang berupa pasir, kayu, dan batu.
Salah satu rumah yang ditangani adalah milik Baktiar Silalahi, yang hingga kini masih tertimbun sisa material bencana.
Selain itu, Brimob juga mengerjakan penggalian sumur untuk kebutuhan air bersih warga serta pembangunan hunian sementara bagi korban yang masih mengungsi.
Personel Brimob turut melakukan pengamanan dan pengawalan distribusi material pembangunan hunian sementara agar proses berjalan tertib dan aman.
Di tengah kondisi medan yang masih berat, pengerjaan dilakukan dengan mengandalkan peralatan manual dan mesin, seperti cangkul, sekop, beko sorong, mesin penyedot air, hingga chainsaw.
Perwira Pengendali kegiatan, Inspektur Polisi Satu Deny Lius Tarigan, mengatakan kerja bakti ini merupakan bagian dari komitmen Brimob untuk membantu warga bangkit dari dampak bencana.
“Kami berupaya mempercepat pemulihan, mulai dari pembersihan rumah, penyediaan air bersih, hingga pembangunan hunian sementara. Tujuannya agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan lebih aman,” ujarnya.
Hingga Rabu sore, pembangunan hunian sementara telah mencapai sekitar 90 persen pada tahap pembuatan pondasi dan akan dilanjutkan pada hari berikutnya.
Sementara itu, pembersihan rumah Baktiar Silalahi telah mencapai sekitar 70 persen. Progres penggalian sumur untuk kebutuhan umum baru mencapai 30 persen dan masih terus dikerjakan.
Bagi warga Huta Godang, kerja bakti ini menjadi bagian penting dari proses pemulihan pascabencana.
Kehadiran aparat di lapangan tak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberi kepastian bahwa upaya pemulihan terus berjalan.(Jun-tribun-medan.com).