Brokoli dikenal sebagai salah satu jenis sayuran hijau yang memiliki kandungan gizi tinggi dan manfaat besar bagi kesehatan tubuh.
Sayuran ini kerap direkomendasikan sebagai bagian dari pola makan sehat karena kaya akan nutrisi penting.
Di dalam brokoli terkandung berbagai vitamin esensial, seperti vitamin A, C, dan K, yang berperan dalam menjaga daya tahan tubuh, kesehatan mata, serta membantu proses pembekuan darah.
Selain itu, brokoli juga mengandung serat yang baik untuk sistem pencernaan dan membantu menjaga kadar kolesterol tetap seimbang.
Tak hanya itu, brokoli juga diperkaya dengan berbagai jenis antioksidan yang berfungsi melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Kandungan antioksidan ini menjadikan brokoli bermanfaat dalam mencegah peradangan serta menurunkan risiko berbagai penyakit kronis.
Mengutip dari kanal kesehatan NDTV, berikut ini berbagai manfaat brokoli.
1. Menjaga Kesehatan Jantung
Brokoli memiliki serat, kalium, dan asam lemak omega-3 yang berperan dalam kesehatan kardiovaskular.
Serat membantu menurunkan kadar kolesterol, kalium mengendalikan tekanan darah, dan omega-3 mencegah peradangan.
2. Menunjang Pencernaan yang Sehat
Brokoli tinggi akan serat makanan, yang meningkatkan kesehatan pencernaan dengan memperbesar volume feses dan melancarkan buang air besar secara teratur.
Serat juga menjadi makanan bagi bakteri baik usus, yang berperan penting dalam kesehatan pencernaan.
3. Meningkatkan Kesehatan Mata
Brokoli mengandung lutein dan zeaxanthin, dua antioksidan penting yang melindungi mata dari kerusakan akibat sinar ultraviolet dan faktor lingkungan lain.
Nutrisi ini juga dapat mengurangi risiko degenerasi makula terkait usia dan katarak.
4. Meningkatkan Kesehatan Tulang
Brokoli adalah sumber kalsium, vitamin K, dan magnesium yang baik, ketiganya penting untuk menjaga kekuatan tulang.
Kalsium merupakan bahan utama pembentuk jaringan tulang, sementara vitamin K meningkatkan penyerapan kalsium, dan magnesium mendukung kepadatan tulang.
5. Tinggi Antioksidan
Brokoli kaya akan antioksidan, terutama sulforafan, yang berfungsi menetralisir radikal bebas berbahaya di dalam tubuh.
Radikal bebas ini dapat memicu stres oksidatif, yang berpotensi mengakibatkan penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung.
6. Membantu Proses Detoksifikasi
Brokoli mengandung banyak glukosinolat, yaitu senyawa yang mendukung mekanisme detoksifikasi alami tubuh.
Senyawa ini mengaktifkan enzim detoksifikasi di hati, yang membantu membuang racun dan zat berbahaya.
7. Dapat Menurunkan Risiko Kanker
Sulforafan dalam brokoli terbukti dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dan merangsang enzim yang mendetoksifikasi senyawa karsinogen.
Selain itu, brokoli mengandung senyawa lain yang memiliki potensi melawan kanker.