SRIPOKU.COM - Denada yang selama ini terlihat hidup bahagia bersama karir dan putri semata wayangnya mendadak diguncang kabar telantarkan anak.
Pria bernama Ressa Rizky Rossano baru muncul ke publik ketika usianya sudah 24 tahun.
Tak tanggung-tanggung, ia mengaku sudah ditelantarkan Denada sejak lahir ke dunia ini di tahun 2002.
Adalah kematian Emilia Contessa yang menjadi pemicu dirinya untuk memberanikan diri memberikan pernyataan ke publik.
Baca juga: Unggahan Denada Saat Diisukan Telantarkan Anak, Eks Jerry Aurum Kangen Emilia Contessa
Kabar Denada menelantarkan anak tentu bikin heran publik.
Wanita yang akhir-akhir ini sering jadi juri acara pencarian bakat dikenal hanya memiliki seorang anak perempuan.
Anak tersebut lahir hasil buah cintanya dengan mantan suami, Jerry Aurum.
Saat ini, sang anak sudah beranjak remaja setelah masa kecilnya dilalui dengan pengobatan kanker.
Upaya Denada membesarkan sang buah hati seringkali mengundang simpati publik.
Terlebih, sang putri kini bisa tumbuh layaknya remaja perempuan pada umumnya.
Bahkan, dari segi postur, sang anak kini sudah sama tingginya dengan Denada.
Setidaknya, Denada berhasil menjaga pertumbuhan anaknya dengan baik di tengah pengobatan kanker yang dijalankan.
Kini, remaja perempuan bernama Aisha itu tinggal di luar negeri untuk menempuh pendidikan.
Tak heran, ia jauh dari sorotan media.
Denada dan Jerry juga sepakat untuk tidak mempublikaskan wajahnya ke media.
Ressa baru mengetahui bahwa ia merupakan anak kandung Denada setelah lulus sekolah menengah atas (SMA) beberapa tahun silam.
Sebelumnya, Ressa hanya tahu bahwa ia adalah anak dari bibi Denada yang ada di Banyuwangi.
Bersama bibi Denada itulah Ressa hidup dan tinggal selama ini.
"Dia (Ressa) sering mendengar selentingan bahwa dirinya bukan anak bibinya Denada, melainkan anak Denada. Hal itu baru ia ketahui secara pasti setelah lulus SMA, ketika diberi tahu oleh seseorang yang sangat ia percayai," kata Kuasa hukum Ressa, Moh Firdaus Yuliantono, Jumat (9/1/2026).
Setelah menerima informasi itu, Ressa telah beberapa kali menanyakan secara langsung dan meminta jawaban kepada Denada.
Namun, menurut dia, Denada tak pernah memberi jawaban yang seperti Ressa harapkan.
"Ketika ia menanyakan langsung kepada Denada, hal tersebut tidak diakui. Denada tetap mengatakan bahwa ia (Ressa) adalah adiknya, bukan anaknya," sambung Firdaus.
Selama ini, Ressa dibesarkan oleh keluarga besar Denada di Banyuwangi.
Menurut Firdaus, kebutuhan hidup Ressa selama ini dipenuhi oleh keluarga besar Denada, terutama almarhumah Emilia Contessa yang merupakan ibunda Denada.
"Setelah Bu Emilia meninggal dunia, kondisi ekonomi keluarga memburuk dan tidak ada pemasukan sama sekali. Akhirnya, anak tersebut mencoba menuntut Denada," tutur Firdaus.
Atas dasar itulah, Ressa memutuskan menggugat Denada.
Firdaus menyebut, gugatan tersebut berisi dugaan melakukan perbuatan melawan hukum karena menelantarkan anak kandung.