TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah resmi menerapkan kebijakan baru Kredit Usaha Rakyat (KUR) mulai Januari 2026.
Salah satu perubahan utama adalah penetapan bunga atau margin KUR flat 6 persen per tahun tanpa kenaikan bertahap serta penghapusan batas repetisi pengajuan.
Kebijakan ini menjadi angin segar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk yang mengakses pembiayaan berbasis syariah melalui Bank Syariah Indonesia (BSI).
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan bahwa mulai Januari 2026, bunga KUR ditetapkan flat 6 persen untuk seluruh pengajuan, baik pengajuan pertama maupun lanjutan.
Baca juga: Syarat Pengajuan KUR BRI 2026, Tabel Cicilan hingga Pinjaman Rp 200 Juta dan Batas Maksimal KUR BRI
“Sekarang sudah dibuka, repetisinya bisa beberapa kali sampai UMKM benar-benar kuat dan siap lepas. Jadi tidak ada batasan,” ujar Maman usai Rapat Koordinasi Komite Kebijakan KUR, Senin (17/11/2025) seperti dilansir TribunLombok.com..
Sebelumnya, bunga KUR bersifat progresif, yakni 6 persen untuk pengajuan pertama dan meningkat hingga 9 persen pada pengajuan berikutnya.
Dengan kebijakan baru ini, pemerintah berharap UMKM tidak terburu-buru masuk ke kredit komersial berbunga tinggi sebelum usahanya benar-benar siap.
Hingga Januari 2026, BSI tetap menyalurkan KUR dengan prinsip syariah menggunakan akad seperti Murabahah dan Ijarah.
Pembiayaan tidak menggunakan sistem bunga berbasis riba, melainkan margin yang disepakati di awal.
BSI menyalurkan KUR dengan plafon hingga Rp 500 juta dan tanpa biaya administrasi (Rp 0).
1. KUR Super Mikro
2. KUR Mikro
3. KUR Kecil
Menteri UMKM menegaskan bahwa KUR dengan plafon di bawah Rp 100 juta tidak memerlukan agunan tambahan.
Estimasi Tabel Angsuran KUR BSI Januari 2026 (Margin Flat 6 Persen)
| Plafon Pinjaman | 12 Bulan | 24 Bulan | 36 Bulan |
| Rp10.000.000 | Rp860.664 | Rp443.206 | Rp304.219 |
| Rp25.000.000 | Rp2.151.661 | Rp1.108.015 | Rp760.548 |
| Rp50.000.000 | Rp4.303.321 | Rp2.216.031 | Rp1.521.097 |
| Rp75.000.000 | Rp6.454.982 | Rp3.324.046 | Rp2.281.645 |
| Rp100.000.000 | Rp8.606.643 | Rp4.432.062 | Rp3.042.194 |
Catatan:
Angka di atas merupakan estimasi simulasi. Besaran cicilan dapat berbeda tipis tergantung kebijakan teknis cabang dan hasil analisis pembiayaan.
Pengajuan KUR BSI dapat dilakukan melalui tiga jalur resmi:
1. Kantor Cabang BSI Terdekat
2. Aplikasi Salam Digital BSI
3. Aplikasi BYOND by BSI
Baca juga: Tabel Angsuran KUR BNI 2026 Pinjama dari 10 Juta s/d 500 Juta, Cek Syarat dan Skema
Sebagai gambaran, pinjaman KUR BSI Rp 10 juta memiliki cicilan sekitar Rp 860.664 per bulan untuk tenor 12 bulan, Rp 443.206 untuk tenor 24 bulan, dan Rp 304.219 untuk tenor 36 bulan.
Sementara pinjaman Rp 50 juta memiliki cicilan sekitar Rp 4.303.321 per bulan untuk tenor 12 bulan, Rp 2.216.031 untuk 24 bulan, dan Rp 1.521.097 untuk 36 bulan.
KUR BSI Januari 2026 menawarkan pembiayaan syariah yang lebih adil dan berkelanjutan bagi UMKM. Meski demikian, pelaku usaha tetap disarankan menyesuaikan pengajuan dengan kemampuan arus kas agar pembiayaan tetap sehat.
Disclaimer
Simulasi cicilan KUR BSI di atas bersifat ilustratif berdasarkan margin flat 6 persen per tahun.
Besaran cicilan final ditentukan oleh hasil analisis kelayakan usaha, tenor, serta kebijakan teknis Bank Syariah Indonesia di masing-masing kantor cabang.