TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dana pinjaman untuk kebutuhan pembangunan gedung baru lima lantai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman rencananya dicairkan Pemerintah Kabupaten Sleman pada pertengahan bulan Mei 2026.
Pencairan dana pinjaman dari Bank BPD DIY ini akan membuka lebar realisasi proyek gedung kesehatan dengan total senilai Rp125,26 miliar tersebut.
"Dana utang BPD baru kami cairkan pada bulan Mei 2026. Kami cairkan saat pembayaran termin pertama,” kata Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman, Abu Bakar, Jumat (9/1/2025)
Pembangunan gedung baru RSUD Sleman menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Sleman. Gedung lima lantai ini, sesuai rencana dibangun dengan skema multiyears selama tiga tahun, dengan sebagian pembiayaannya, sekira Rp 45 miliar berutang ke Bank BPD DIY. Pelaksanaan pembangunan dimulai pada tahun 2026.
Saat ini, prosesnya masih tahap penyelesaian revisi Detail Engineering Design (DED) yang diperkirakan memakan waktu satu bulan ke depan. DED diharapkan selesai pada pertengahan Februari. Setelah itu dilanjutkan lelang manajemen konstruksi pada Maret dan bulan April 2026 mulai lelang konstruksi.
Kepala Bidang Anggaran, BKAD Sleman Agus Hidayatno memastikan bahwa pembangunan gedung baru RSUD Sleman tetap berjalan. Menurut dia, alokasi anggaran senilai Rp 96,2 miliar telah disiapkan tahun 2026 untuk membangun gedung baru rumah sakit kebanggaan warga Sleman itu.
"Total anggaran tersebut untuk alokasi membangun gedung, manajemen konstruksi dan biaya umum," jelasnya.(*)