Unggahan Pilu Denada Usai Digugat Ressa Rizky Atas Dugaan Penelantaran Anak Kandung: Ma, Doain Ya
January 10, 2026 06:06 AM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Nama Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan yang selama ini dikenal sebagai penyanyi dangdut dengan perjalanan hidup penuh liku mendadak menjadi perbincangan hangat.

Bukan soal karya atau penampilan panggung, melainkan tuduhan serius yang menyeret ranah hukum dan masa lalu kelam yang selama ini nyaris tak tersentuh publik.

Seorang pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur, bernama Ressa Rizky Rossano (24), menggugat Denada ke Pengadilan Negeri Banyuwangi.

Gugatan tersebut dilayangkan atas dugaan penelantaran anak kandung, serta klaim bahwa keberadaan Ressa sebagai anak biologis Denada tidak pernah diakui.

Baca juga: Asal-Usul Ressa Rizky, Pemuda Banyuwangi Gugat Denada, Klaim Sebagai Anak yang Ditelantarkan

Gugatan Anak yang Mengaku Tak Pernah Diakui

Kuasa hukum Ressa, Moh Firdaus Yuliantono, menyampaikan bahwa kliennya selama ini hanya diperkenalkan kepada publik sebagai adik Denada. Fakta mengejutkan baru terungkap bertahun-tahun kemudian.

Ressa disebut baru mengetahui status sebenarnya bahwa ia adalah anak kandung Denada saat duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA).

Pengakuan itu menjadi titik balik yang kemudian mendorong langkah hukum.

Gugatan yang diajukan ke Pengadilan Negeri Banyuwangi tersebut berisi dugaan perbuatan melawan hukum berupa penelantaran anak kandung sejak kecil hingga kini Ressa berusia 24 tahun.

Laporan Polisi dan Tuduhan Penelantaran Sejak Kecil

Tak hanya gugatan perdata, isu ini juga berkembang ke arah laporan kepolisian. Ressa disebut melaporkan Denada karena merasa ditelantarkan secara fisik maupun emosional sejak kecil.

Isu miring ini dengan cepat menyebar luas di media sosial, menyeret nama Denada ke pusaran opini publik yang terbelah antara simpati dan kecaman.

RESSA-DENADA -
Seorang pemuda asal Banyuwangi, Ressa Rizky Rossano (24), menggugat Denada ke PN Banyuwangi dengan tuduhan penelantaran anak kandung dan klaim bahwa statusnya sebagai anak biologis tidak pernah diakui. (Serambinews.com/Isntagram)

Unggahan Pilu Denada di Tengah Badai Isu

Di tengah tekanan isu tersebut, Denada justru mengunggah sebuah postingan yang menyentuh emosi. Ia membagikan foto bersama mendiang ibunya, Emilia Contessa—sosok penting dalam hidup dan kariernya.

Dalam unggahan itu, Denada menuliskan ungkapan rindu mendalam kepada sang ibu yang telah berpulang.

"Hi Ma, I miss you. Doain dena ya Ma," tulis Denada.

Unggahan tersebut sontak dipenuhi ribuan komentar, termasuk pertanyaan tajam yang menyinggung langsung isu penelantaran anak.

Baca juga: Sosok Ressa Rizky Pemuda 24 Tahun Ngaku Anak Kandung Denada, Terlantar Setelah Emilia Contessa Wafat

Netizen Mulai Bertanya dan Berspekulasi

Di kolom komentar, sejumlah warganet secara terbuka mempertanyakan kebenaran kabar yang beredar.

Komentar itu kemudian memantik respons lain yang tak kalah tajam.

Diskusi pun berkembang liar, dengan beragam asumsi dan cerita lama yang kembali diungkit.

Komentar Viral: Dugaan Hamil Saat SMA

Salah satu komentar yang paling menyita perhatian datang dari akun bernama Danielle Woro Prabandari.

Komentar tersebut memuat narasi panjang yang mengaitkan masa SMA Denada dengan dugaan kehamilan yang selama ini tidak pernah terkonfirmasi secara resmi.

"Pas masih di SMA 3 JKT hamil, dipindahin ibunya ke Australia sampai lahiran. Terus anaknya Dena diambil Emilia Contessa dibawa ke Banyuwangi.

Dena lanjutin sekolah sampai balik ke Indo jadi penyanyi rap & RnB dengan status publik single. Disclaimer ini yang cerita temen satu sekolahnya Dena," komentar akun Danielle Woro Prabandari.

Komentar ini semakin memperkeruh suasana dan memperluas spekulasi publik.

Baca juga: Denada Siap Hadapi Gugatan Ressa Rizky, Atas Pengakuan Pemuda Banyuwangi sebagai Anak Kandung

Jejak Pendidikan dan Karier Denada

Denada tercatat sebagai alumni SMAN 3 Jakarta, salah satu sekolah menengah atas negeri ternama di ibu kota.

Pada puncak popularitasnya sebagai penyanyi rap di era 1990-an, Denada sempat membuat keputusan besar: meninggalkan sorotan dunia hiburan untuk fokus pada pendidikan.

Ia kemudian melanjutkan studi ke Australia dan mengambil program Sarjana (S1) Desain Komunikasi Visual (DKV), sebagaimana tercatat dalam pangkalan data pendidikan.

Setelah menyelesaikan pendidikan di luar negeri, Denada kembali ke Indonesia dan memulai babak baru dalam karier musiknya. Ia beralih dari genre rap dan R&B ke jalur dangdut keputusan yang mengantarkannya pada identitas baru sebagai penyanyi dangdut nasional.

Gugatan Berjalan, Publik Menanti Jawaban

Kini, dengan gugatan resmi yang telah terdaftar di Pengadilan Negeri Banyuwangi, kasus ini memasuki fase hukum yang akan menentukan kebenaran di balik berbagai tudingan.

Di tengah simpang siur cerita, spekulasi netizen, dan unggahan emosional Denada, satu hal menjadi jelas: publik menanti penjelasan resmi.

Apakah ini potongan masa lalu yang terlupakan, ataukah tuduhan serius yang akan mengubah citra Denada selamanya jawabannya kini berada di tangan hukum.

***

(TribunTrends/Jonisetiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.