TRIBUNWOW.COM - Inilah sosok bomber penyelamat muka AC Milan kala melawan Genoa, kini jadi andalan Timnas Portugal.
AC Milan berhasil terhindar dari kekalahan saat melawan Genoa dalam Serie A Liga Italia musim 25/26 yang digelar di Giuseppe Meazza pada Jumat (9/1/2026).
Rafael Leao keluar sebagai penyelamat untuk AC Milan.
Sebab, dirinya berhasil mencetak gol penutup di laga tersebut pada menit-menit terakhir pertandingan, yakni di menit ke-90+2.
Dirinya sukses melakukan sundulan yang berbuah gol ke gawang kiper Leali.
Sebelumnya, Genoa lebih dulu unggul lewat gol yang dicetak Lorenzo Colombo melalui umpan Ruslan Malinovskyi di menit ke-28.
Namun, sayangnya Genoa tak jadi selebrasi karena pertandingan berakhir dengan skor seri 1-1.
Kini, AC Milan berada di posisi ke-2 dengan mengantongi 39 poin dan memiliki selisih 3 poin dengan pemuncak klasemen, Inter Milan.
Sementara Genoa kini hampir menyentuh zona degradasi, yakni di posisi ke-17 dengan raihan 16 poin.
Baca juga: Jadwal Liga Italia Pekan 20: Duel Panas Inter Milan Vs Napoli, Juventus Vs Bintang Timnas Indonesia
Sosok Rafael Leao
Rafael Leao didatangkan AC Milan sejak 1 Agustus 2019 hingga kontraknya akan berakhir pada 30 Juni 2028 nanti.
Ia kali pertama merumput di Serie A bersama AC Milan saat melawan Udinese di musim 19/20.
Tak perlu menunggu waktu lama, golnya tercipta dalam laga keenam AC Milan di musim itu saat melawan Fiorentina.
Total dirinya berhasil mengemas 31 pertandingan di musim pertamnya dengan torehan 6 gol dan 1 asis selama 1.396 menit bermain.
Bahkan kali pertamanya datang di Rossoneri saat itu juga langsung dipercaya untuk turun di Piala Italia dalam 2 laga dan berhasil mencatatkan 1 asis selama 82 menit bermain.
Sementara di musim ini permainannya semakin gemilang.
Dari 12 laga Serie A, ia sudah mengantongi 7 gol dan 1 asis selama 819 menit bermain.
Kendati dirinya mengawali musim ini dengan absen karena cedera betis, Rafael seolah menunjukkan bahwa hal tersebut tidak mengusik performanya sama sekali.
Bersama AC Milan ia sudah pernah mencicipi podium juara Italian Cahmpion musim 21/22 dan Italian Super Cup musim 24/25.
Di sisi lain, dirinya juga berhasil menyabet gelar individu seperti footballer of the year musim 2022 dan player of the year Serie A di musim yang sama.
Bagi Rafael, AC Milan menjadi klub Italia pertamanya.
Sebelumnya ia lebih lama menghabiskan kariernya di Sporting sejak debutnya 2012 hingga 2018 sebelum akhirnya dipanggil klub Liga Prancis, LOSC Lille.
Performanya yang menjajikan membuat sang pemain jadi andalan Timnas Portugal sejak di lini U16 hingga saat ini di tim senior.
Dirinya membela Timnas Portugal dalam berbagai kompetisi penting, termasuk Piala Dunia 2022 dan Piala Eropa 2024.
Kendati di kedua kompetisi itu Portugal belum berhasil menang, Rafael selalu mencatatkan kontribusinya di sana.
Misalnya ketika Piala Dunia 2022 dirinya berhasil menyumbang 1 gol kala melawan Ghana dan 1 gol saat kontra Swiss.
Namun, momen manis bersama timnas negaranya berhasil ia torehkan saat berhasil membawa pulang gelar UEFA Nations league tahun 2025.
Kini, nilai pasar sang pemain mencapai Rp1,2 triliun.
Baca juga: Geliat Naturalisasi John Herdman untuk Timnas Indonesia Utus Hubner? Eks Rangers Darah Jawa Eligible
Profil Rafael Leao
Nama di negara asal: Rafael Alexandre da Conceição Leão
Tanggal lahir/Umur: 10 Jun 1999 (26)
Tempat kelahiran: Almada, Portugal
Tinggi: 1,88 m
Kewarganegaraan: Portugal Angola
Posisi: Penyerang - Sayap Kiri
Kaki dominan: kanan
Agen pemain: Saudara
Klub Saat Ini: AC Milan
Bergabung: 1 Agt 2019
Kontrak berakhir: 30 Jun 2028
Perpanjangan kontrak terakhir: 2 Jun 2023
Baca juga: Profil Rp34,76 Miliar Timnas Indonesia yang Potensi Cetak Sejarah & Upgrade Level di Liga Belanda
Statistik Berdasarkan Klub
AC Milan: 272 pertandingan, 76 gol, 63 asis, dan 18.489 menit bermain
LOSC Lille: 26 pertandingan, 8 gol, 2 asis, dan 1.382 menit bermain
Sporting CP B: 12 pertandingan, 7 gol, 1 asis, dan 666 menit bermain
Sporting CP Youth League: 11 pertandingan, 6 gol, 2 asis, dan 700 menit bermain
Sporting CP: 5 pertandingan, 2 gol, 1 asis, dan 134 menit bermain.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Airlangga/Afifah Alfina)