TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Seorang oknum polisi Polres Asahan diduga telah menabrak enam kendaraan dengan menggunakan mobil. Peristiwa tersebut terjadi Jumat (9/1/2026) dengan enam orang korban.
Tabrak lari itu terjadi diduga akibat oknum petugas berinisial B tersebut panik saat dikerumuni oleh masyarakat sesuai menabrak satu korban.
"Jadi kronologinya, anggota kami itu ketakutan, dimana bermula kecelakaan tersebut terjadi di pasar lama, saat hendak bertanggungjawab, personel kami ini panik dan ketakutan karena di situ lokasinya ramai," ujar Kasi Humas Polres Asahan, AKP Herli Damanik, Sabtu (10/1/2026).
Setelah melarikan diri tersebut, B melarikan diri dan kembali menabrak di Jalan Imambonjol, tepatnya di Pangkal Titi Kisaran.
"Di Pangkal Titi, disitu menabrak dua sepeda motor, satu diantaranya berboncengan. Kemudian, nabrak lagi di simpang Kedai Ledang, dan berlanjut di Pabrik Benang Kisaran," jelas Kasi Humas Polres Asahan.
Kejadian tersebut terjadi di beberapa titik. Namun, kecelakaan tersebut kini telah diselesaikan secara kekeluargaan antara B dan para korban.
"Diperintahkan langsung oleh Kapolres, untuk segera memanggil B. Kini pihak B dan korban telah sepakat untuk berdamai dan masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan," katanya.
Katanya, biaya perobatan korban telah ditanggung oleh B dan semua permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan.
Disinggung Tribun-medan.com terkait apakah B dibawah pengaruh alkohol atau narkoba, Kasi Humas Polres Asahan membatah hal tersebut.
"Kami sudah memanggilnya ke Paminal, sudah dilakukan pemeriksaan. B sudah diambil urinenya dan diperiksa kejiwaannya. Semua hasilnya negatif," terangnya.
Katanya, setelah diperiksa, bahwa B memang dalam kondisi panik dan ketakutan di hakimi oleh masyarakat.
"Dari hasil pemeriksaan, memang ketakutan karena saat itu masyarakat ramai," pungkasnya.
(cr2/tribun-medan.com)