BANGKAPOS.COM -- Tanggal 11 Januari 2026 memperingati hari apa jadi pertanyaan yang banyak dicari-cari hari ini.
11 Januari tercatat sebagai hari yang sarat dengan berbagai peringatan pentingg, baik di Indonesia maupun di tingkat internasional.
Beragam momentum diperingati pada tanggal ini, mencakup isu sosial, kemanusiaan, ketenagakerjaan, hingga sejarah.
Sejumlah peringatan yang jatuh pada 11 Januari di antaranya Hari Tuli Nasional, Hari Sadar Perdagangan Manusia, Hari Terima Kasih Sedunia, serta beberapa peringatan lain yang memiliki makna global.
Baca juga: Jenis Motor dan Mobil yang Tak Boleh Lagi Isi Pertalite di SPBU, Cek Kendaraanmu
Merujuk pada laman National Today, berikut daftar hari peringatan yang dirayakan pada 11 Januari 2026 beserta sejarah dan maknanya:
1. Hari Tuli Nasional
Di Indonesia, 11 Januari diperingati sebagai Hari Tuli Nasional. Peringatan ini menjadi momen refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam memperjuangkan hak, aksesibilitas, dan kesetaraan bagi komunitas tuli di berbagai aspek kehidupan.
Hari Tuli Nasional juga mengingatkan bahwa inklusi bagi penyandang disabilitas pendengaran merupakan bagian penting dari pembangunan sosial yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Mengutip laman Inklusi dan Informasi Difabel Indonesia, penetapan Hari Tuli Nasional merupakan hasil Rapat Kerja Nasional Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) yang digelar pada 21–23 September 2017.
Keputusan tersebut lahir dari kesepakatan bersama organisasi-organisasi tuli di Tanah Air sebagai bentuk penguatan identitas dan perjuangan komunitas tuli secara nasional.
Tanggal 11 Januari dipilih karena bertepatan dengan hari berdirinya organisasi tuli pertama di Indonesia, yakni Sekatubi (Serikat Kaum Tuli-Bisu Indonesia). Organisasi ini menjadi tonggak awal perjuangan kaum tuli dalam memperjuangkan pengakuan, kesetaraan hak, serta ruang partisipasi yang setara di tengah masyarakat.
Peringatan Hari Tuli Nasional bertujuan mendorong peningkatan aksesibilitas, khususnya dalam bidang pendidikan, ketenagakerjaan, layanan publik, dan keterbukaan informasi.
2. Hari Susu Nasional Amerika Serikat
Di Amerika Serikat, 11 Januari diperingati sebagai Hari Susu Nasional. Peringatan ini merujuk pada peristiwa bersejarah saat susu pertama kali didistribusikan secara massal menggunakan botol kaca.
Inovasi tersebut menjadi langkah besar dalam industri susu karena memungkinkan distribusi yang lebih higienis, aman, dan mudah dijangkau masyarakat.
Sejarah Hari Susu Nasional berkaitan erat dengan pesatnya perkembangan industri peternakan sapi perah di Amerika sejak abad ke-19. Seiring kemajuan teknologi pengolahan dan pengemasan, susu tak hanya dikonsumsi sebagai minuman, tetapi juga diolah menjadi berbagai produk turunan seperti keju, yogurt, mentega, dan krim yang kini menjadi bagian penting dari pola konsumsi global.
Amerika Serikat dikenal sebagai salah satu produsen dan eksportir produk susu terbesar di dunia, sejajar dengan negara seperti Australia dan Selandia Baru.
Produk susu asal Amerika berkontribusi besar dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat dunia, terutama sebagai sumber kalsium, protein, dan vitamin.
3. Hari Terima Kasih Sedunia
Hari Terima Kasih Sedunia atau International Thank You Day juga diperingati setiap 11 Januari. Peringatan ini mengajak masyarakat global untuk kembali menyadari pentingnya mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang-orang yang telah memberi kontribusi positif dalam kehidupan.
Ungkapan “terima kasih” dikenal sebagai salah satu dari three magic words yang memiliki peran besar dalam membangun hubungan sosial yang sehat. Meski terdengar sederhana, ucapan ini sering kali dianggap sepele dan terabaikan dalam keseharian.
Padahal, mengungkapkan rasa terima kasih dapat memperkuat hubungan emosional, menumbuhkan rasa saling menghargai, serta menciptakan komunikasi yang lebih positif dan harmonis di berbagai lingkungan sosial.
4. Hari Sadar Perdagangan Manusia
Tanggal 11 Januari juga diperingati sebagai Hari Sadar Perdagangan Manusia atau National Human Trafficking Awareness Day di Amerika Serikat.
Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik terhadap ancaman serius perdagangan manusia yang masih marak terjadi. Selain itu, hari ini dimanfaatkan untuk mengedukasi masyarakat tentang cara mengenali, mencegah, dan melaporkan praktik perdagangan manusia.
Upaya pencegahan tidak hanya dilakukan di tingkat nasional, tetapi juga membutuhkan kerja sama internasional mengingat perdagangan manusia merupakan kejahatan lintas negara.
5. Hari Kesetaraan Kerja Internasional
Setiap 11 Januari, dunia juga memperingati Hari Kesetaraan Kerja Internasional atau International Parity at Work Day. Peringatan ini menyoroti pentingnya kesetaraan dan keadilan bagi seluruh pekerja tanpa diskriminasi dalam bentuk apa pun.
Momentum ini mengingatkan bahwa tempat kerja seharusnya menjadi ruang yang aman, adil, dan inklusif bagi semua orang. Setiap individu berhak memperoleh kesempatan yang sama, baik dalam proses rekrutmen, pengembangan karier, pemberian upah, maupun perlindungan hak-hak ketenagakerjaan.
Hari Kesetaraan Kerja Internasional juga menegaskan bahwa perlakuan tidak adil di dunia kerja tidak dapat dibenarkan. Perbedaan ras, warna kulit, asal negara, agama, gender, maupun identitas lainnya tidak boleh menjadi dasar diskriminasi, perundungan, atau pembatasan hak.
(Bangkapos.com/Tribunnews/Kompas TV)