Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti
-- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi soal seorang perempuan diduga menjadi korban aksi eksibisionisme yang dilakukan oleh seorang pria warga negara asing (WNA) di kawasan Taman Literasi Blok M, Jakarta Selatan.
Eksibisionisme adalah perilaku menyimpang berupa dorongan atau tindakan memperlihatkan alat kelamin atau melakukan tindakan tidak senonoh di depan orang lain tanpa persetujuan, dengan tujuan mendapatkan kepuasan pribadi atau reaksi dari korban.
Tindakan ini termasuk pelecehan seksual dan dapat dikenai sanksi hukum
Orang nomor satu di Jakarta itu meminta agar pelaku diamankan dan diproses hukum.
Berdasarkan video yang beredar, terlihat dua perempuan melaporkan kejadian itu kepada petugas keamanan di lokasi.
Korban menuturkan, peristiwa bermula saat ia berjalan bersama teman-temannya di kawasan Taman Literasi.
Tiba-tiba, seorang pria memanggil korban dengan suara dan isyarat, hingga membuat korban menoleh.
Saat itu, pria tersebut diduga melakukan tindakan tidak senonoh yang membuat korban terkejut dan ketakutan.
Merasa terganggu dan panik, korban segera meminta bantuan kepada petugas yang berjaga di salah satu stan minuman.
Petugas kemudian memanggil satuan pengamanan untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
Satuan pengamanan sempat mendatangi pria WNA tersebut. Namun, komunikasi terkendala karena perbedaan bahasa.
Hingga kini, identitas pria tersebut serta tindak lanjut dari aparat terkait masih belum diketahui secara pasti.
"Ya kalau itu dilakukan, (pelaku) tertangkap, dihukum seberat-beratnya," ujar Pramono di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Minggu (11/1/2026).
(m27)