- Ledakan bom mengguncang 11 SPBU di wilayah Thailand pada Minggu (11/1/2026).
Serangan tersebut berlangsung hampir bersamaan dalam waktu 40 menit.
Serangan pada Minggu (11/1) ini mengakibatkan empat orang terluka.
Pasukan militer Thailand menyatakan bahwa 11 pom bensin yang diserang ada di Provinsi Narathiwat, Pattani dan Yala.
Wilayah ini sejak lama dilanda konflik antara pasukan pemerintah dan kelompok pemberontak.
Empat korban yang terluka yakni petugas pemadam kebakaran, kemudian dua karyawan SPBU dalam ledakan Pattani.
Beberapa bom diketahui meledak dalam kurun 40 menit selepas tengah malam.
Meski tidak semua ledakan menyebabkan kebakaran besar, kerusakan dilaporkan cukup signifikan di beberapa titik.
Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul mengaitkan serangan ini dengan pemilihan administrator lokal yang digelar pada hari yang sama.
"Ini merupakan sinyal, bertepatan dengan pemilihan. Bukan ditujukan untuk pemberontakan," ujarnya kepada wartawan.
Di sisi lain, pengamanan juga diperkuat ke tingkat maksimum di semua area, termasuk pos pemeriksaan jalan dan wilayah perbatasan.
Sejak 2004, konflik bersenjata antara kelompok pemberontak dan pemerintah menewaskan ribuan orang di kawasan ini.
Pasukan keamanan Thailand yang menjaga ketat wilayah tersebut selama ini menjadi salah satu sasaran utama dalam serangan yang terjadi secara berkala