Jakarta (ANTARA) - Sekitar 200 personel gabungan membersihkan area Waduk Giri Kencana, Cilangkap, Kecamatan Cipayung, menjelang peresmian infrastruktur pengendalian banjir di Jakarta Timur tersebut.
"Total ada sekitar 200 personel yang kita kerahkan untuk kegiatan kerja bakti di area Waduk Giri Kencana," kata Wakil Camat Cipayung, Nina Permata di Jakarta, Minggu.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari sejak Sabtu (10/1) hingga hari ini sebagai persiapan menjelang peresmian waduk oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Senin (12/1).
Satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menyemprot area parkir di dalam kawasan waduk.
"Total ada sekitar 200 personel yang kita kerahkan. Kegiatan ini digelar selama dua hari sejak Sabtu kemarin," ujar Nina.
Ratusan personel tersebut berasal dari unsur kelurahan dan kecamatan, Suku Dinas (Sudin) SDA, Satpol PP, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), UPS Badan Air, Satpel Pertamanan dan Hutan Kota hingga PPSU.
Setelah disemprot, personel Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) bersama Satgas Sumber Daya Air (SDA) menyikat permukaan yang masih terlihat kotor menggunakan cairan deterjen.
Lalu, Satuan Tugas (Satgas) SDA juga melakukan pembersihan sampah di area waduk sekaligus memasang pagar pembatas berupa pagar tahan karat dari kawat baja (BRC).
Pagar BRC yang dipasang memiliki panjang sekitar 150 meter dengan tinggi 2,5 meter. Pagar tersebut dipasang pada bagian yang belum tertutup untuk membatasi akses ke area waduk.
"Pagar dipasang mengelilingi area yang belum tertutup, dengan akses masuk waduk hanya disiapkan satu pintu melalui gerbang utama di Jalan Raya Giri Kencana," katanya.
Sementara itu, PPSU membersihkan lahan kosong di bagian depan waduk, mulai dari puing-puing, rumput hingga tanaman liar.
Petugas juga meratakan lahan yang akan digunakan sebagai area parkir. Selain itu, Satgas Unit Pelayanan Strategis (UPS) Badan Air melakukan pembersihan saluran Penghubung (PHB) Cilangkap.
Kepala Sektor Gulkarmat Kecamatan Cipayung, Suhudi menyebutkan, pihaknya mengerahkan enam personel dan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk mendukung kerja bakti tersebut.
"Armada kami dikerahkan untuk menyemprot area parkir yang masih kotor dan terdapat ceceran tanah merah. Setelah disemprot, area tersebut juga disikat oleh PPSU dan Satgas SDA agar benar-benar bersih," katanya.

Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Camat Cipayung Nina Permata dan dimonitor oleh Sekretaris Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Nugraharyadi.
Revitalisasi waduk seluas kurang lebih 4,5 hektare tersebut dimulai pada awal Juni 2025 dan selesai sesuai kontrak pada 15 Desember 2025. Pekerjaan dilakukan oleh pihak ketiga dengan anggaran dari APBD sebesar Rp56,1 miliar.
Selama proses revitalisasi, proyek ini mendapat Pengawalan Pembangunan Strategis (PPS) dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta serta pendampingan Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) dari Kejaksaan Negeri Jakarta Timur bersama Polres Metro Jakarta Timur.
Kini, Waduk Giri Kencana tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir untuk wilayah RW 02, 03 dan 06 Cilangkap, tetapi juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang aktivitas warga.
Seperti lintasan jalur lari santai (jogging track), tiga unit alat pusat kebugaran luar ruangan (gym outdoor), lapangan basket, serta area hijau dengan tanaman hias.
Untuk mendukung kenyamanan dan keamanan, area waduk dilengkapi 67 unit lampu taman LED, tiga lampu sorot serta 42 unit kamera pengawas (CCTV) yang tersebar di sejumlah titik.
Selain itu, tersedia kantor pengelola atau Satpel SDA Kecamatan Cipayung, mushala, pos satpam, gedung pertemuan berkapasitas sekitar 50 orang, gudang terbuka dan tertutup, enam unit gazebo serta fasilitas toilet di tiga titik area waduk.







