TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengimbau kepada masyarakat Kudus sementara untuk tidak keluar rumah mengingat cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir.
Imbauan itu dikeluarkan mengingat ancaman bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi.
Baca juga: Video Inallilahi, Warga Kudus Meninggal Terjepit Tembok saat Longsor Timpa Desa Menawan
“Ini cuaca masih ekstrem, hati-hati kepada masyarakat. kalau memang mau keluar rumah ditunda dulu. Lebih baik tidak usah keluar rumah. Aktivitas seperti biasa, selalu koordinasi dengan perangkat setempat baik pemerintah desa, RT atau RW,” kata Sam’ani Intakoris saat meninjau kondisi tanah longsor di Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Minggu (11/1/2026).
Sam’ani mengatakan, untuk antisipasi bencana pihaknya saat ini masih siaga. Seluruh organisasi perangkat daerah diminta untuk terus siaga.
Setiap terjadi bencana, dia meminta organisasi perangkat daerah untuk terjun langsung dan melakukan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana.
“Langkahnya atas bencana yang terjadi ini kami asesmen dari PUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) dan organisasi perangkat daerah kami akan melakukan perbaikan. Kami lakukan antisipasi dan mitigasi, karena cuaca ekstrem ini terjadi di Muria Raya, di Kudus, Jepara, dan Pati,” kata Sam’ani.
Untuk bencana yang terjadi di Kudus sendiri sudah memakan korban jiwa. Sriyatun warga Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Kecamatan Gebog meninggal dalam bencana longsor.
Dalam kesempatan ini, Sam’ani dengan didampingi Camat Gebog, Polsek Gebog, dan Danramil Gebog takziah ke kediaman korban.
Diketahui di Dukuh Kambangan yang lokasinya persis di lereng Gunung Muria ini merupakan satu titik yang rawan terjadi longsor.
Baca juga: BREAKING NEWS, Toko Sembako di Kudus Roboh Diterjang Longsor, Sriyatun Tewas Terjepit
Pantauan di lokasi, banyak titik longsor ringan yang terjadi di jalan menuju dukuh tersebut.
Sejumlah relawan bersama anggota TNI dan polisi dan warga sekitar telah membersihkan material longsor yang berada di bahu jalan.
“Teirma kasih kepada anggota Polres, Kodim, relawan, dan seluruh masyarakat yang telah bersama-sama gotong royong dalam bencana ini,” kata dia. (*)