Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
KUPANG, POS-KUPANG.COM – Ketua Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Provinsi NTT Dr. Jeffrey Jap, drg.,M.Kes meminta jabatan pada Kepala Puskesmas ditempati sumber daya dari kesehatan masyarakat.
Dr Jap menyampaikan itu ketika memberikan sambutan dalam acara pelantikan Badan Pengurus IAKMI Cabang Flores Timur, Sabtu (10/01/2026) di Aula Sanjuan Lebao – Larantuka.
Dalam pernyataannya kepada POS-KUPANG.COM, Dr Jap menyebut atar belakang pendidikan kesehatan masyarakat sangat relevan untuk memimpin puskesmas karena mereka memahami pendekatan kesehatan masyarakat secara komprehensif.
Puskesmas itu, kata dia, Pusat Kesehatan Masyarakat jadi tugasnya menjaga agar agar orang sehat tetap sehat dan ini adalah tugas utama seorang dengan profesi Kesehatan Masyarakat.
Baca juga: Sekretaris IAKMI NTT Soroti Penanganan Malaria, Minta Fokus ke Aksi Lapangan
"Jadi Bapa Bupati kami minta untuk mempertimbangkan para tenaga Kesehatan Masyarakat yang berkompeten untuk menduduki jabatan kepada Puskesmas,” ujar Dr. Jeffrey.
Ia menambahkan jika ini terjadi maka sejarah baru tercipta mulai dari Flores Timur. Kepala Seksi di Dinas Sosial Provinsi NTT itu menyebut, Flores Timur bisa memulai langkah demikian sebagai sebuah upaya pemajuan sektor kesehatan.
Ketua IAKMI Cabang Flores Timur terlantik, Beato Lamawuran, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya.
“Momentum ini penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat peran IAKMI dalam mendukung program kesehatan nasional dan daerah, demi terwujudnya masyarakat Flores Timur yang sehat dan sejahtera,” ujar Beato.
Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen menyampaikan apresiasi kepada pengurus IAKMI yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru ini mampu memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Flores Timur.
“Dengan semangat tahun baru, mari berjalan bersama untuk menyukseskan program-program kesehatan demi kesejahteraan masyarakat,” kata Anton Doni Dihen.
Namun demikian, Bupati Anton Doni Dihen juga mengingatkan agar IAKMI tidak terjebak dalam pola kerja birokratis yang menunggu anggaran.
“Jangan menganut sistem kerja seperti OPD, kalau ada uang baru kerja. IAKMI harus bekerja dengan dedikasi penuh,” katanya.
Dia berharap IAKMI Flores Timur benar-benar hadir sebagai organisasi profesi yang mengabdikan diri sepenuhnya bagi kesehatan masyarakat di daerah ini.
Ada pun pengurus inti yang dilantik adalah Beato Lama Wuran,SKM. M.Kes sebagai Ketua, Viktorius Rape Goran, SKM Wakil Ketua, Hendrikus Hoyang B, SKM Sekretaris Umum, Laurentina Sartika Keban,SKM, Wakil Sekretasis Siti Mariam Making, SKM Bendahara.
Hadir dalam kesempatan ini Ketua DPRD Flores Timur Albertus Ola Sinuor, Kepala dinas Kesehatan Flores Timur dr. Agustinus Ogie Silimalar, Kepala Kesbangpol Flores Timur, Laurensius Yitno Wada dan Sekretaris IAKMI Provinsi NTT Vinsensius Belawa Lemaking SKM.,M.Kes. (fan)