Anak Panti di Banjarmasin Tewas Tenggelam di Sungai, Pencarian M Irfan Kerahkan Penyelam
January 11, 2026 11:45 PM


BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Seorang anak berusia sekitar 10 tahun dilaporkan tenggelam di sungai kawasan Jalan Manggis, Gang Taufiq, Minggu (11/1/2026) siang.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 13.00 Wita. Korban diketahui bernama Rakaan Muhammad Fahid (10), seorang anak dari salah satu panti di Kelurahan Kebun Bunga.

Informasi didapat, korban keluar panti setelah diajak oleh seorang anak lain dari luar panti dan tidak diketahui akan pergi untuk berenang.

“Ulun habis jogging lalu mau tidur, kemudian datang kawannya namanya Hanan. Ujar 'Rakaannya mana? kami handak berkawan'. Ulun tidak tahu kalau dia mau berenang, andai tahu pasti ulun larang,” ujar Alfaro, kakak korban, sambil duduk merenungi kepergian sang adik.

Korban sempat dievakuasi oleh warga sekitar, namun nyawanya tidak tertolong. Ia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Namun pihak keluarga melalui pamannya, meminta agar jenazah segera dimakamkan.

Baca juga: BPBD Sebut Banjir di Banjarmasin karena Kiriman Air dari Hulu

“Andai kami tahu dia keluar, pasti kami larang,” kata Amil, salah satu pengurus panti.

Saat ini jenazah berada di Masjid Al Mukhlisin untuk disalatkan. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di pemakaman Lianganggang Km 21.

“Biar cepat, biar di sini saja kami urus,” ujar Aditya, paman korban. 

Sementara itu, pencarian terhadap seorang remaja, Muhammad Irfan (13), yang tenggelam di Sungai Martapura kawasan Pekauman, Banjarmasin, hingga Minggu (11/1/2026) masih terus dilakukan.

Sejak pagi, suasana di tepi sungai tampak ramai oleh petugas Basarnas dan sejumlah relawan yang menanti kabar dari rekan mereka yang sedang menyisir aliran sungai.

“Belum dapat lagi korbannya, Insya Allah ada penyelaman lagi hari ini. Masih dikoordinasi,” ujar Zainal Abdi, dari tim selam tradisional Water Rescue Alalak Selatan.

Sebelumnya dilaporkan, remaja warga Gang Keluarga 2, Jalan Oktober No. 41, Banjarmasin itu tenggelam di Sungai Martapura pada Sabtu (10/1/2026).

Peristiwa terjadi ketika korban bersama dua rekannya mencoba berenang menyeberangi sungai.

Di tengah arus yang deras, Irfan sempat berteriak minta tolong sebelum akhirnya hilang dari permukaan air. Kedua temannya berhasil selamat, sementara Irfan diduga terseret arus.

“Korban awalnya berada di sekitar lokasi untuk menonton temannya bermain bola. Tidak lama kemudian korban bersama dua orang temannya berenang menyeberangi sungai,” ujar 

Kasatpolairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie. (Banjarmasinpost.co.id/saiful rahman)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.