Menhaj ke PPIH 2026: Jangan Berpikir Berangkat untuk Nebeng Haji
kumparanNEWS January 11, 2026 11:57 PM
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengingatkan kepada lebih dari 1.600 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) agar bisa lebih adaptif, profesional, dan berorientasi kepada solusi dalam bekerja melayani jemaah di Tanah Suci. Gus Irfan menyebut, tahun 2026 adalah fase penting penguatan layanan haji nasional.
"Kita menghadapi perubahan regulasi, penyesuaian sistem di Arab Saudi serta karakteristik jemaah yang semakin beragam dari sisi usia, kondisi kesehatan dan latar belakang sosial, semua ini menuntut kesiapan petugas yang lebih adaptif," kata Gus Irfan di depan PPIH Pusat di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (11/1).
Kepada PPIH pula, Gus Irfan menyebut orientasi utama haruslah bekerja melayani jemaah. Jangan sampai PPIH hanya nebeng haji.
Perbesar
Peserta duduk menyaksikan pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PPIH Arab Saudi Tahun 1447 H/2026 M yang disiarkan langsung dari Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Minggu (11/1/2026). Foto: Dok. Kementerian Haji dan Umrah/YouTube
"Saudara sekalian seperti disampaikan tadi jangan berpikiran kita berangkat, anda berangkat, untuk nebeng haji, niatkanlah berangkat sebagai petugas haji, niatkanlah sebagai pelayan tamu-tamu Allah," ucapnya.
"Insyallah jika ada rejeki jika ada peluang tentu kalian juga bisa ikut melaksanakan ibadah haji. Tapi jika pada satu saat ada pilihan apakah harus menjalankan ritual haji, ataukah harus layani jemaah sudah jelas pilihannnya: layani jemaah," ucapnya.
Gus Irfan mencontohkan apabila ada jemaah yang meminta tolong pada saat petugas hendak mau ibadah, tunda ibadahnya lalu tolong jemaah terlebih dahulu.
"Demikian juga sehari-hari, ketika mau berangkat, panjenengan (Anda) mau salat di Masjidil Haram, 'Sik saya mau solat dulu' no way. Layani jemaah dulu," ucapnya.